SAMPIT – Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Tahun Anggaran 2026 resmi digelar di Telaga Antang Kotawaringin Timur (Kotim), Selasa 10 Februari 2026.
Komando Distrik Militer (Kodim) 1015/Sampit menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembangunan desa sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat.
Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-127 Kodim 1015/Sampit Letkol Inf Dwi Candra Setiyawan menyampaikan bahwa sasaran kegiatan TMMD tahun ini dibagi ke dalam tiga bagian utama, yakni sasaran fisik, sasaran nonfisik, dan sasaran tambahan.
Pelaksanaan TMMD dijadwalkan berlangsung selama satu bulan, mulai 10 Februari hingga 10 Maret 2026, di tiga desa sasaran Kecamatan Telaga Antang, yakni Desa Batu Agung, Desa Tribuana, dan Desa Bukit Indah.
“Untuk sasaran fisik, Satgas TMMD memprioritaskan pembangunan infrastruktur dasar yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut meliputi pembuatan siring kanan dan kiri jalan sepanjang 325 meter, penimbunan jalan Desa Batu Agung sepanjang 1.734 meter dengan lebar 5 meter dan tinggi 20 sentimeter, penimbunan jalan Desa Baru Agung sepanjang 230 meter, serta penimbunan jalan Desa Bukit Indah sepanjang 240 meter dengan lebar 5 meter dan tinggi 40 sentimeter.
Selain itu, TMMD juga melaksanakan pembuatan siring box dengan panjang 5 meter dan tinggi 1,8 meter, serta perehaban jembatan kayu kelas I di Desa Bukit Indah dan Desa Tribuana guna menunjang kelancaran mobilitas warga.
“Pembangunan fisik ini menjadi prioritas karena akses jalan dan jembatan sangat menentukan aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat desa,” ujar Dwi Candra.
Disamping pembangunan fisik, Satgas TMMD juga menjalankan sasaran nonfisik yang diarahkan untuk meningkatkan kesadaran, wawasan, dan ketahanan masyarakat.
Kegiatan tersebut meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan, sosialisasi bela negara, rekrutmen TNI, penyuluhan bahaya narkoba, kamtibmas, kesehatan masyarakat, hingga edukasi antisipasi bahaya media sosial.
Berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan turut digelar, seperti pembagian sembako, pelayanan pengobatan gratis, sunat massal, pelatihan UMKM, imunisasi dan posyandu, serta pemasangan alat kontrasepsi.
Sementara itu, sasaran tambahan TMMD mencakup pembangunan lima unit sumur bor, rehabilitasi lima unit rumah tidak layak huni, rehabilitasi lima unit MCK, perehaban gereja, pembangunan satu unit tempat wudhu mushola, penyuluhan stunting, penghijauan melalui penanaman pohon keras, pembersihan lingkungan dan sungai, serta program ketahanan pangan.
Program ketahanan pangan dilaksanakan melalui penyerahan kolam ikan, bibit ikan, serta penanaman bibit pohon buah kepada masyarakat desa sasaran.
Dwi Candra menegaskan, TMMD Reguler ke-127 mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa, Kita Tingkatkan Percepatan Pembangunan Di Daerah Guna Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat.” Tema tersebut menjadi semangat Satgas TMMD dalam membangun kebersamaan antara TNI dan masyarakat. (nardi)












