SUKAMARA – Wakil Bupati Sukamara, Nur Effendi, mengatakan digelarnya Pasar Ramadan tidak hanya untuk memudahkan masyarakat dalam mencari menu berbuka puasa, tetapi juga sebagai wadah pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus ajang promosi makanan khas daerah.
Menurutnya, momentum Ramadan menjadi kesempatan emas bagi para pelaku UMKM untuk meningkatkan pendapatan dan memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat luas.
“Pasar Ramadan ini selain memudahkan masyarakat mencari menu berbuka puasa, juga menjadi wadah untuk mengembangkan UMKM serta mempromosikan makanan khas Sukamara,” ujar Nur Effendi, Jumat 20 Februari 2026.
Ia mencontohkan berbagai kue tradisional yang mulai jarang ditemui di hari biasa, justru kembali bermunculan saat Ramadan. Kondisi ini, kata dia, menjadi sarana edukasi bagi generasi muda untuk mengenal kuliner tradisional daerahnya.
“Kue-kue tradisional yang mungkin sudah jarang terlihat, pada bulan Ramadan keluar semua. Masyarakat, khususnya anak muda, jadi tahu apa saja kue dan makanan tradisional kita. Ini tentu menjadi berkah tersendiri,” ucapnya.
Nur Effendi menegaskan, Pasar Ramadan bertujuan untuk membantu dan mengakomodasi para pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya. Kegiatan tersebut diharapkan mampu memotivasi kreativitas para pelaku usaha agar usaha kecil yang dikelola dapat tumbuh lebih maju dan berkembang.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para pelaku UMKM semakin kreatif dan usahanya bisa naik kelas,” tegasnya.
Selain sebagai pusat aktivitas ekonomi, Pasar Ramadan juga diharapkan menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan di tengah masyarakat. Ia mengajak masyarakat tidak hanya fokus menjalankan ibadah puasa, tetapi juga memperbanyak amal dan berbagi kepada sesama.
“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk terus menjaga silaturahmi dan ukhuwah Islamiah, serta berlomba-lomba meningkatkan amal ibadah agar kita dapat meraih derajat takwa di sisi Allah SWT,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Sukamara untuk menjaga suasana yang kondusif serta memperhatikan kesehatan selama menjalankan ibadah puasa.
“Saya juga mengajak seluruh masyarakat Sukamara untuk menjaga suasana yang kondusif, serta menjaga kesehatan dan kondisi tubuh selama menjalankan ibadah puasa, agar kita senantiasa diberi kekuatan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” pungkasnya. (enn)












