SAMPIT – Komitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor kesehatan terus diperkuat RSUD dr Murjani Sampit. Salah satunya diwujudkan melalui pelaksanaan orientasi praktik klinik bagi mahasiswa Program Studi Profesi Ners dari Universitas Cahaya Bangsa, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Pelaksana Tugas Wakil Direktur SDM dan Pengembangan RSUD dr Murjani Sampit, dr Franky Sumarlie. Tercatat sebanyak 21 peserta mengikuti program praktik klinik yang dijadwalkan berlangsung mulai 7 April hingga 25 Juli 2026.
Franky menyampaikan bahwa praktik klinik menjadi fase krusial dalam membentuk tenaga kesehatan yang profesional. Menurutnya, rumah sakit merupakan tempat pembelajaran nyata yang memberikan pengalaman langsung kepada peserta didik.
“Di lingkungan rumah sakit, peserta tidak hanya belajar teori, tetapi langsung menghadapi kondisi pasien yang beragam. Di sinilah kemampuan komunikasi, keterampilan klinis, serta etika profesi benar-benar diasah,” ungkapnya, Senin 20 April 2026.
Ia juga menjelaskan, selama menjalani praktik, para mahasiswa akan didampingi oleh tenaga medis dan paramedis berpengalaman. Selain itu, mereka akan ditempatkan di sejumlah unit pelayanan agar memiliki pemahaman yang lebih luas di bidang keperawatan.
“Harapannya, program ini dapat melahirkan lulusan Ners yang siap bekerja dan mampu berkontribusi dalam peningkatan kualitas layanan kesehatan, khususnya di daerah,” tambahnya.
Melalui kolaborasi antara institusi pendidikan dan fasilitas layanan kesehatan, RSUD dr Murjani Sampit terus berupaya menjadi rumah sakit pendidikan yang berperan aktif dalam mencetak tenaga kesehatan yang kompeten dan berdaya saing. (Nardi)
IST/BERITASAMPIT – Kegiatan orientasi praktik klinik bagi mahasiswa Program Studi Profesi Ners Universitas Cahaya Bangsa, Banjarmasin.












