Dari Dapur SPPG Kotim: Kisah Relawan yang Terbantu Dampak Dari MBG

IST/BERITASAMPIT - Relawan SPPG wilayah kerja Kecamatan MB Ketapang MB Hilir, Kabupaten .

SAMPIT – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan hanya sekedar memberikan manfaat bagi para penerima. Namun di balik itu membawa dampak positif bagi relawan yang terlibat langsung dalam pelaksanaannya di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) (Kotim) salah satunya di dapur MB Ketapang-MB Hilir yang terletak di Jalan Jeruk I No 8.

Para relawan yang terlibat merupakan warga lokal yang tinggal di sekitar wilayah operasional SPPG. Kehadiran mereka menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran proses pengolahan hingga distribusi makanan bergizi kepada para penerima manfaat.

Di balik ribuan porsi makanan yang disiapkan setiap harinya, para relawan bekerja dengan penuh semangat dan rasa tanggung jawab. Tidak hanya berkontribusi dalam kegiatan sosial, mereka juga merasakan manfaat langsung dari program tersebut.

Salah satu relawan, Rabiatul mengungkapkan bahwa dirinya merasakan dampak positif sejak bergabung dalam program MBG.

Menurutnya dengan adanya program ini, ia merasa sangat terbantu. Selain bisa ikut membantu masyarakat, juga mendapatkan penghasilan dan pengalaman baru.

Selain dari sisi ekonomi, para relawan juga mendapatkan pengalaman dan keterampilan baru. Mereka dilatih untuk menjaga kebersihan dan kualitas makanan, memahami pengelolaan dapur yang baik, serta meningkatkan kemampuan kerja sama tim dan kedisiplinan.

“Banyak pengalaman yang kami dapatkan juga di sini, bukan hanya sekedar memasak, tapi bagaimana menjaga kebersihan, kualitas makanan dan bagaimana mengelola dapur semua diajarkan,” tegasnya, Sabtu 2 Mei 2026

Kepala SPPG MB Ketapang MB Hilir Muhammad Rizal Firmansyah, menyampaikan bahwa keterlibatan warga lokal menjadi salah satu kunci keberhasilan program ini.

“Kami melibatkan warga sekitar sebagai relawan agar manfaat program ini bisa dirasakan secara lebih luas. Tidak hanya bagi penerima manfaat, tetapi juga bagi masyarakat yang ikut berkontribusi di dalamnya,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat.

Program ini diharapkan dapat terus memberikan dampak positif, baik dari sisi maupun kesejahteraan masyarakat sekitar.

Program MBG di Kotim menjadi bukti bahwa sebuah program dapat memberikan manfaat yang menyeluruh, mulai dari peningkatan gizi hingga membuka peluang bagi masyarakat lokal untuk berkembang.

Ke depan, diharapkan program ini dapat terus berjalan dan memberikan manfaat yang lebih luas, baik bagi penerima manfaat maupun relawan yang menjadi bagian penting dalam keberhasilannya.(BS-1)

baca juga ...  PDI Perjuangan Kotim Gelar Pendidikan Politik, Perkuat Militansi Kader

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!