BBM Eceran Menghilang, Warga Terpaksa Antre di SPBU

SYA'BAN/BERITASAMPIT - Masyarakat mengantre kendaraan untuk mendapatkan BBM di SPBU Jalan RTA Milono, , Kamis malam, 7 Mei 2026.

– BBM eceran di Kota , (Kalteng), mulai sulit ditemukan di tengah antrean panjang yang terjadi di sejumlah SPBU dalam beberapa hari terakhir.

Pantauan di lapangan, Kamis malam, 7 Mei 2026, hampir seluruh SPBU di Kota dipenuhi ratusan kendaraan roda dua maupun roda empat yang mengular hingga keluar area SPBU dan memadati badan jalan.

Antrean panjang terlihat di SPBU Jalan Imam Bonjol, Jalan Yos Sudarso, Jalan G. Obos, Jalan S. Parman, Jalan Murjani, Jalan RTA Milono, hingga Jalan Soekarno.

Mayoritas warga mengantre untuk mendapatkan BBM subsidi jenis Pertalite. Sementara di sejumlah SPBU, BBM nonsubsidi jenis Pertamax dilaporkan kosong.

Salah seorang warga, Alvian (22), mengaku terpaksa mengantre di SPBU karena BBM eceran di kios-kios pinggir jalan sulit ditemukan.

“BBM ini sulit ditemukan di kios-kios pinggir jalan. Kita butuh BBM, mau enggak mau antre di SPBU,” ujarnya saat ditemui di SPBU Jalan RTA Milono usai mengisi BBM.

Ia mengaku harus mengantre sekitar tiga jam sejak pukul 16.00 WIB dan baru selesai mengisi BBM sekitar pukul 19.04 WIB.

“Ini saya mengantre dari pukul 4 sore, sekitar tiga jam baru dapat. Itu pun dapatnya cuma sedikit buat pemakaian pribadi sehari-hari,” katanya.

Menurut Alvian, kondisi antrean tersebut cukup mengganggu aktivitas masyarakat, termasuk untuk kebutuhan kuliah. “Dengan mengisi BBM ini saya bisa ke kampus,” ujarnya.

Ia juga mengaku heran dengan antrean panjang yang terjadi di karena menurut informasi yang diterimanya, kondisi serupa tidak terjadi di daerah lain.

“Sebetulnya terganggu, tapi saya juga enggak tahu kenapa antrean panjang ini terjadi di . Saya dapat informasi di Sampit dan Banjarmasin tidak mengantre seperti ini,” katanya.

Keluhan serupa disampaikan warga lainnya, Rindiani (19). Mahasiswi tersebut mengaku harus ikut mengantre karena BBM di motornya hampir habis.

“Besok kan kuliah, bensin juga sudah sekarat makanya mengantre,” ujarnya.

Saat ditemui sekitar pukul 19.13 WIB, posisi Rindiani masih berada di tengah antrean panjang kendaraan roda dua di SPBU Jalan RTA Milono. “Dari jam 5 sampai ini jam 19.12, masih tidak ada pergerakan,” katanya.

Ia mengaku sempat mencoba mencari BBM ke sejumlah SPBU lain, namun seluruh lokasi yang didatangi mengalami kondisi serupa.

“Tadi juga sempat cari ke tempat lain, tapi sama seperti SPBU Yos Sudarso, G. Obos, Imam Bonjol, Bukit Keminting, sama juga kondisinya seperti ini,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut sangat mengganggu aktivitas masyarakat karena BBM eceran juga tidak tersedia.

“Pasti terganggu, di eceran juga enggak ada nemu sama sekali, ini motor sudah sekarat,” tandasnya.

Fenomena antrean BBM di Kota mulai terlihat sejak pekan lalu. Namun, antrean semakin parah sejak Senin, 4 Mei 2026, hingga Kamis, dengan ratusan kendaraan terus memadati sejumlah SPBU sejak pagi hingga malam hari.

(Sya'ban)

baca juga ...  Agustiar Sabran Hadiri Sertijab Dansat Brimob Kalteng: Stabilitas Butuh Kerja Kolektif
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!