Ngobrol Sebelum Menusuk, Motif Pelaku di Mahir Mahar Masih Diselidiki

IST/BERITASAMPIT - Lokasi terjadinya penganiayaan terhadap seorang perempuan paruh baya di sebuah warung kawasan Jalan Mahir Mahar, Kota , Kamis pagi, 14 Mei 2026.

Kepolisian masih mendalami motif penganiayaan terhadap perempuan paruh baya berinisial M (50) yang diduga dilakukan pria berinisial N (33) di kawasan Jalan Mahir Mahar, Kota .

Kapolsek Pahandut, AKP Iyudi Hertanto, mengatakan terduga pelaku saat ini telah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan kejiwaan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kalawa Atei, .

“Pelaku sudah diamankan. Ada dugaan terduga pelaku ODGJ sehingga kita sedang lakukan pemeriksaan di RS Kalawa Atei,” ujarnya dalam keterangannya, Jumat, 15 Mei 2026.

Menurut Iyudi, proses observasi terhadap kondisi kejiwaan pelaku masih berlangsung dan hasil pemeriksaan baru akan diketahui dalam beberapa hari ke depan.

“Terduga pelaku kita sedang lakukan observasi di RSJ, nanti beberapa hari ke depan hasilnya akan keluar dari pelaksanaan observasi tersebut,” katanya.

Ia menyebut penyelidik masih mengalami kendala dalam berkomunikasi dengan pelaku sehingga motif penyerangan belum dapat dipastikan.

“Komunikasi dengan pelaku masih terkendala sehingga ini kami lakukan observasi dulu,” jelasnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pelaku datang ke lokasi kejadian dengan membawa senjata tajam yang diselipkan di pinggangnya.

“Secara garis besar kronologinya terduga pelaku datang ke tempat korban di mana posisi pelaku saat itu sudah membawa sajam di pinggangnya,” ungkapnya.

Setelah sempat berbincang dengan korban, pelaku diduga tiba-tiba melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam tersebut.

“Kemudian sempat ngobrol dengan korban kemudian tiba-tiba pelaku menganiaya korban dengan menggunakan sajam milik pelaku,” sambungnya.

Sementara itu, kondisi korban saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit akibat sejumlah luka yang diderita.

“Untuk korban kondisi saat ini masih dalam keadaan hidup dan dalam perawatan di rumah sakit,” ujarnya.

Ia menambahkan korban mengalami tujuh luka di bagian tubuh akibat serangan tersebut. “Korban mengalami luka sebanyak tujuh luka di bagian tubuh korban,” tambahnya.

Sebelumnya, korban ditemukan dalam kondisi tak berdaya di sebuah warung di kawasan Jalan Mahir Mahar pada Kamis pagi, 14 Mei 2026. Korban tergeletak di kursi kayu dengan kondisi tubuh bersimbah darah.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu langsung melaporkannya kepada pihak kepolisian. Polisi kemudian melakukan olah TKP dan mengamankan senjata tajam yang diduga digunakan pelaku dalam aksi penganiayaan tersebut.

(Sya'ban)

baca juga ...  Polresta Palangka Raya Selidiki Kasus Pecah Kaca Mobil, Imbau Warga Lebih Waspada
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!