PULANG PISAU – Masyarakat Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, yang mengalami penurunan kondisi ekonomi kini dapat mengajukan perubahan status desil agar berpeluang masuk kategori penerima bantuan sosial dari pemerintah.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos PMD) Pulang Pisau, Herman Wibowo, mengatakan warga yang berada pada kategori desil enam hingga sepuluh dapat mengajukan permohonan masuk ke desil lima apabila kondisi perekonomiannya mengalami penurunan.
“Pengajuan dilakukan melalui desa atau kelurahan dengan membawa permohonan resmi untuk dilakukan pendataan ulang,” kata Herman, Jumat 15 Mei 2026.
Ia menjelaskan, desil merupakan sistem pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat yang terbagi menjadi 10 tingkatan berdasarkan data sosial ekonomi. Desil satu sampai lima masuk kategori masyarakat dengan kondisi ekonomi terbawah dan menjadi prioritas penerima bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Menurut Herman, setiap pengajuan perubahan status desil harus melalui proses verifikasi dan validasi sebelum dikirimkan ke Kementerian Sosial sebagai pihak yang memiliki kewenangan menetapkan hasil akhir. Dinsos PMD hanya bertugas melakukan pendataan kondisi masyarakat di lapangan sesuai fakta yang ditemukan.
“Kami hanya merekam kondisi riil masyarakat, tidak bisa menentukan naik atau turunnya status desil karena keputusan akhir ada di kementerian,” ujarnya.
Ia menambahkan, hasil pengajuan perubahan status tidak dapat langsung diketahui karena membutuhkan waktu sekitar tiga bulan hingga proses penetapan selesai dilakukan oleh pemerintah pusat. Oleh sebab itu, masyarakat diminta memastikan data yang disampaikan benar dan sesuai kondisi sebenarnya.
Herman juga menekankan pentingnya pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) secara berkala oleh pemerintah desa dan kelurahan. Menurutnya, perubahan kondisi ekonomi masyarakat dapat terjadi sewaktu-waktu sehingga pembaruan data menjadi langkah penting agar penyaluran bantuan sosial benar-benar tepat sasaran. (denny)












