PULANG PISAU – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pulang Pisau terus menggencarkan edukasi pencegahan penyakit sebagai langkah membangun masyarakat yang lebih sehat dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Edukasi dilakukan melalui berbagai kegiatan di fasilitas pelayanan kesehatan hingga melibatkan tenaga kesehatan dan kader di tingkat desa.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pulang Pisau, dr. Ellyana, mengatakan upaya menjaga kesehatan masyarakat tidak dapat hanya mengandalkan pelayanan pengobatan. Menurutnya, pencegahan menjadi kunci untuk menekan angka penyakit sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Ia menjelaskan, Dinkes terus mengoptimalkan pelayanan kesehatan dasar melalui puskesmas, pustu, posyandu, serta jaringan tenaga kesehatan yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Pulang Pisau. Selain memberikan pelayanan medis, tenaga kesehatan juga aktif menyampaikan edukasi mengenai pola hidup bersih dan sehat, pentingnya imunisasi, gizi seimbang, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala.
“Kami mengajak masyarakat untuk menjadikan pola hidup sehat sebagai kebiasaan sehari-hari. Menjaga kesehatan lebih baik daripada mengobati penyakit. Dengan kesadaran masyarakat yang terus meningkat, berbagai risiko penyakit dapat dicegah sejak awal,” ujar dr. Elly, Rabu 15 Juli 2026.
Menurutnya, tantangan di bidang kesehatan terus berkembang seiring perubahan gaya hidup dan kondisi lingkungan. Oleh karena itu, Dinkes juga memperkuat kolaborasi dengan berbagai perangkat daerah, institusi pendidikan, pemerintah desa, hingga organisasi kemasyarakatan agar pesan-pesan kesehatan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara lebih luas.
Selain itu, Dinkes Pulang Pisau terus melakukan pemantauan terhadap berbagai program prioritas kesehatan, termasuk kesehatan ibu dan anak, percepatan penurunan stunting, pengendalian penyakit menular dan tidak menular, serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Evaluasi rutin dilakukan agar setiap program berjalan efektif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat. (denny)












