PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali mendapat perhatian dari pemerintah pusat di sektor pendidikan. Tahun 2026, hampir 100 sekolah di Kalteng direncanakan akan mendapat program revitalisasi atau perbaikan fasilitas sekolah.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Reza Prabowo. Menurutnya, program tersebut menjadi kabar baik bagi dunia pendidikan di daerah.
“Alhamdulillah, kita kembali kedatangan Bapak Wakil Menteri Pendidikan dan membawa banyak berkah untuk Kalimantan Tengah. Tahun ini ada mendekati 100 sekolah yang akan direvitalisasi,” ucapnya.
Saat ini proses verifikasi dan validasi data masih berlangsung. Karena itu, jumlah pasti sekolah yang akan diperbaiki belum bisa diumumkan secara rinci.
“Selain itu berharap jumlah sekolah penerima program revitalisasi masih bisa bertambah. Dalam hal ini meminta doa dan dukungan masyarakat agar semakin banyak sekolah di Kalteng yang mendapat perhatian pemerintah pusat,” tambahnya.
Program revitalisasi tersebut menyasar satuan pendidikan SMA, SMK, dan sekolah khusus. Meski demikian, berharap ke depan sekolah tingkat SD dan SMP juga mendapat pembangunan yang lebih besar.
“Sekolah yang direvitalisasi tersebar di seluruh kabupaten di Kalimantan Tengah, jadi merata,” lanjutnya.
Khusus untuk SMK jumlah sekolah yang akan direvitalisasi mencapai sekitar 70 sekolah. Angka itu dinilai jauh lebih banyak dibanding tahun-tahun sebelumnya.
“Perhatian Bapak Presiden terhadap dunia pendidikan di Kalimantan Tengah sangat luar biasa,” tuturnya.
Selain ruang belajar, pemerintah juga memberi perhatian pada fasilitas toilet sekolah. Presiden dan Gubernur Kalteng ingin toilet sekolah menjadi lebih bersih, nyaman, dan layak digunakan.
“Karena salah satu penilaian sekolah bersih itu bisa dilihat dari toiletnya, pihaknya terus mengingatkan seluruh satuan pendidikan agar menjaga kebersihan dan kenyamanan fasilitas sekolah,” ungkapnya. (yud)












