Misteri Mayat di Perkebunan Sebangau Terkuak, Korban Sempat Pergi Mancing

IST/BERITASAMPIT - Personel Polresta saat mengevakuasi jasad Sutarman (51) yang ditemukan meninggal dunia di area perkebunan Jalan Kameloh Misik, Kecamatan Sabangau, Kota , Minggu sore, 14 Juni 2026.

Identitas pria paruh baya yang ditemukan meninggal dunia di area perkebunan di Jalan Kameloh Misik, Kecamatan Sabangau, Kota , Minggu, 14 Juni 2026, akhirnya terungkap.

Kasat Reskrim Polresta , AKP Eka Palti Arie Putra Hutagaol, mengatakan korban diketahui bernama Sutarman (51).

Eka menjelaskan, korban pertama kali ditemukan oleh seorang saksi bernama Anton Haris Wahyudi (47) sekitar pukul 16.30 WIB saat sedang melakukan penyerbukan bunga buah naga di sekitar lokasi.

“Pada waktu Anton Haris Wahyudi sedang mengawinkan serbuk bunga buah naga, kemudian dia melihat ada seorang laki-laki sedang terlentang,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin, 15 Juni 2026.

Melihat hal tersebut, Anton kemudian mendatangi korban dan berusaha membangunkannya. Namun, korban tidak memberikan respons.

Karena curiga, Anton lalu memanggil rekannya bernama Suryadi untuk memastikan kondisi pria tersebut.

“Setelah dicek bersama, korban diketahui sudah meninggal dunia,” katanya.

Mendapatkan laporan tersebut, petugas kepolisian bersama Tim Inafis Polresta langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan identifikasi jenazah.

Polisi juga melakukan pencarian pihak keluarga serta membawa jenazah ke RSUD Doris Sylvanus untuk dilakukan visum.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara oleh dokter forensik Ricka Brillianty, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar delapan jam sebelum dilakukan visum.

Dari lokasi kejadian, polisi turut mengamankan sejumlah barang milik korban berupa satu set alat pancing, sebuah topi, dan satu galon berisi ikan hasil tangkapan.

Eka menegaskan, hingga saat ini pihaknya belum menemukan adanya unsur tindak pidana dalam tersebut.

“Belum ditemukan dugaan tindak pidana. Namun, masih dilakukan pendalaman apabila ditemukan unsur kelalaian atau tindak pidana lainnya,” tegasnya.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, sebelum ditemukan meninggal dunia korban diketahui pergi memancing seorang diri. Korban juga disebut jarang membawa telepon genggam saat bepergian.

“Diketahui korban sebelum meninggal pergi untuk memancing. Korban jarang membawa HP saat keluar rumah. Selain itu, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” pungkasnya.

(Sya'ban)

baca juga ...  Polsek Bukit Batu Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan Aksi Curanmor
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!