Petani Kini Bisa Ambil BBM Subsidi Sesuai Jadwal, Hasil RDP Komisi II DPRD Kotim

IST/BERITASAMPIT - Petani kini lebih mudah untuk pembelian solar subsidi dari SPBU untuk kegiatan pertanian.

SAMPIT – Upaya Komisi II DPRD Kabupaten Timur (Kotim) memperjuangkan kemudahan akses bahan bakar minyak (BBM) subsidi bagi petani mulai membuahkan hasil. Petani yang telah terdaftar dalam program X-Star kini dapat melakukan pengambilan BBM subsidi sesuai jadwal yang telah disepakati bersama.

Ketua Komisi II DPRD Kotim, Akhyannoor, menyampaikan apresiasi kepada Pertamina dan pihak SPBU Samuda yang telah menindaklanjuti rekomendasi hasil rapat dengar pendapat (RDP) dengan memberikan kemudahan bagi petani memperoleh BBM subsidi untuk kebutuhan usaha pertanian.

“Terima kasih kepada Pertamina dan SPBU Samuda yang telah membantu petani mendapatkan BBM subsidi untuk menunjang aktivitas pertanian mereka,” kata Akhyannoor Selasa 16 Juni 2026.

Ia menjelaskan, berdasarkan kesepakatan yang telah dicapai, pengambilan BBM subsidi oleh petani dilakukan setiap hari Selasa dan Kamis di SPBU Samuda. BBM tersebut digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan pertanian mulai dari pengolahan lahan, masa tanam hingga panen.

Menurut Akhyannoor, petani maupun kelompok tani yang telah terdata dalam program X-Star dapat memperoleh BBM subsidi dengan menunjukkan data atau identitas yang telah terdaftar dalam program tersebut.

Anggota Fraksi Gerindra ini juga mengapresiasi kebijakan SPBU Samuda yang memperbolehkan petani membeli BBM subsidi menggunakan jeriken. Kebijakan tersebut dinilai sangat membantu mengingat alat dan mesin pertanian tidak memungkinkan dibawa langsung ke lokasi SPBU.

“Kalau alat pertanian harus dibawa ke SPBU tentu akan menyulitkan petani dan berpotensi merusak jalan. Karena itu penggunaan jeriken menjadi solusi yang sangat membantu,” ujarnya.

Akhyannoor menilai langkah yang dilakukan Pertamina bersama SPBU Samuda merupakan bentuk dukungan nyata terhadap sektor pertanian yang selama ini menjadi salah satu penopang ketahanan pangan daerah.

Meski demikian, ia berharap pola pelayanan serupa tidak hanya diterapkan di satu wilayah saja. DPRD mendorong agar mekanisme penyaluran BBM subsidi bagi petani dapat diperluas ke seluruh kecamatan sehingga petani dapat mengakses BBM dari SPBU terdekat di wilayah masing-masing.

Selain itu, petani yang hingga kini belum masuk dalam program X-Star diharapkan segera didata agar seluruh petani yang memenuhi syarat dapat menikmati fasilitas BBM subsidi.

Sebelumnya, Komisi II DPRD Kotim melalui RDP yang digelar pada 26 Mei 2026 telah mengeluarkan sejumlah rekomendasi terkait penyaluran solar subsidi bagi sektor pertanian. Salah satu rekomendasi yang disampaikan yakni penambahan kuota BBM subsidi, penyederhanaan mekanisme pelayanan, serta penguatan pengawasan distribusi agar tepat sasaran.

DPRD juga mendorong pembentukan sistem penyaluran khusus bagi petani dan mengusulkan pembangunan SPBU khusus sektor pertanian sebagai solusi jangka panjang guna mendukung program ketahanan pangan .

“Kami ingin petani dapat bekerja dengan tenang dan produktif. Berbagai bantuan alat pertanian tidak akan optimal apabila kebutuhan BBM masih sulit diperoleh,” tegas Akhyannoor.

baca juga ...  Raperda Pertambangan Harus Melindungi Masyarakat dan Lingkungan

(Nardi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!