PALANGKA RAYA – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Palangka Raya terus berupaya meningkatkan budaya baca dan literasi masyarakat melalui berbagai kegiatan kreatif.
Salah satunya dengan menggelar Lomba Video Konten Literasi Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Kasanang Atei Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Palangka Raya, Kamis 2 Juli 2026.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian program pengembangan literasi yang dilaksanakan sepanjang tahun. Sebelumnya, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Palangka Raya juga telah menggelar lomba bertutur yang mendapat antusiasme tinggi dari peserta.
Bunda Literasi Kota Palangka Raya Avina Triani Almira menyampaikan bahwa lomba video konten literasi kali ini mengangkat tema “Perkembangan Perpustakaan, Budaya Baca dan Literasi pada Layanan Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Palangka Raya”.
Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkenalkan layanan perpustakaan kepada masyarakat secara lebih luas melalui media kreatif yang dekat dengan kehidupan generasi saat ini.
“Lomba ini merupakan bagian dari beberapa kegiatan yang kami laksanakan sepanjang tahun. Setelah lomba bertutur, sekarang kami mengadakan lomba video konten literasi untuk mempromosikan perpustakaan dan meningkatkan minat masyarakat terhadap budaya membaca,” ucapnya.
Selain itu antusiasme peserta cukup tinggi dengan jumlah pendaftar mencapai puluhan orang. Selain itu, para pemenang juga akan mendapatkan hadiah menarik yang akan diserahkan pada puncak kegiatan Festival Literasi yang direncanakan berlangsung pada September mendatang.
“Dalam hal ini juga berharap lomba tersebut dapat menjadi sarana untuk mengenalkan perpustakaan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran pentingnya literasi,” tambahnya.
Melalui lomba video konten literasi ini, berharap masyarakat tidak hanya mengenal Dinas Perpustakaan dan Kearsipan melalui media sosial atau informasi lainnya, tetapi juga datang langsung dan memanfaatkan fasilitas yang tersedia.
“Perpustakaan Kota Palangka Raya terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pelajar hingga masyarakat umum. Berbagai fasilitas yang tersedia diharapkan dapat menciptakan suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan,” lanjutnya.
Penguatan budaya baca harus terus dilakukan di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin cepat. Karena itu, berbagai kegiatan kreatif dan edukatif perlu terus dikembangkan agar minat masyarakat terhadap literasi tetap tumbuh.
“Semoga kegiatan ini memberikan dampak positif bagi masyarakat Kota Palangka Raya dan semakin mendorong tumbuhnya budaya baca serta kecintaan terhadap literasi,”ungkapnya. (yud)












