Freddy Ering Minta Masyarakat Manfaatkan Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor

IST/BERITASAMPIT - Anggota Komisi I DPRD Kalteng, Yohannes Freddy Ering.

– Anggota Komisi I DPRD , Yohannes Freddy Ering, mengajak masyarakat memanfaatkan program pemutihan denda pajak kendaraan bermotor yang sedang dijalankan pemerintah daerah.

“Program pemutihan pajak memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk menyelesaikan kewajiban administrasi perpajakan. Karena itu, kesempatan ini perlu dimanfaatkan dengan baik agar tingkat kepatuhan masyarakat semakin meningkat,” ucapnya, Jumat 3 Juli 2026.

Pajak merupakan salah satu sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang digunakan untuk mendukung berbagai program pembangunan. Mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan pendidikan dan , hingga pelayanan publik lainnya.

“Karena itu, kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak sangat penting untuk mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan,” tambahnya.

Selain itu optimis program pemutihan pajak kendaraan bermotor dapat mendorong peningkatan kepatuhan wajib pajak. Tingkat kepatuhan masyarakat yang saat ini masih sekitar 50 persen berpeluang meningkat hingga 70 persen apabila program tersebut dimanfaatkan secara maksimal.

“Dengan adanya pemutihan ini, kita berharap kepatuhan masyarakat bisa meningkat. Namun masyarakat juga perlu menyadari bahwa membayar pajak adalah kewajiban yang harus dilakukan secara rutin demi mendukung pembangunan daerah,” lanjutnya.

Selain itu mengingatkan agar masyarakat tidak menganggap program pemutihan sebagai alasan untuk menunda pembayaran pajak pada masa mendatang. Setelah program berakhir, wajib pajak tetap harus disiplin memenuhi kewajibannya sesuai ketentuan yang berlaku.

“Partisipasi masyarakat dalam membayar pajak merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pembangunan daerah. Semakin tinggi penerimaan daerah dari sektor pajak, semakin besar pula kemampuan pemerintah dalam menjalankan program pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya. (yud)

baca juga ...  Legalitas Miras Bikin Polemik, Kobar dan Sukamara Pilih Pegang Teguh Nilai Lokal
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!