Tiga Tersangka Utama Pembunuh Anggota Polres Tiba di

SYAUQI/BERITA SAMPIT - Para tersangka menggunakan kursi roda saat tiba di Bandara Tjilik Riwut dengan pengawalan ketat aparat.

– Tiga tersangka kasus penyerangan yang menewaskan tiga anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres saat operasi di Tumbang Kalemei, Kecamatan Tengah, akhirnya tiba di . Ketiganya tiba di Bandara Tjilik Riwut, , Kamis, 16 Juli 2026 menggunakan jalur udara.

​Para tersangka, yakni Bio, Perie, dan Ramblan, dikawal ketat oleh aparat kepolisian bersenjata lengkap. Ketiganya merupakan tersangka yang sebelumnya menjalani pemeriksaan intensif di Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri).

​Saat tiba di bandara, ketiga tersangka tampak berada di atas kursi roda karena mengalami luka tembak pada bagian kaki akibat melakukan perlawanan saat hendak ditangkap. Mereka langsung digiring masuk ke dalam mobil kepolisian untuk dibawa ke Mapolda Kalteng guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

​Ketiga tersangka ini merupakan bagian dari sembilan orang yang telah diamankan dalam pengembangan kasus penyerangan terhadap personel Satresnarkoba Polres saat operasi penindakan jaringan narkotika pada 2 Juli 2026 lalu.

​Sebelum diringkus, Bio, Perie, dan Ramblan sempat melarikan diri ke Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Setelah dilakukan pengejaran intensif oleh tim gabungan Bareskrim Polri, ketiganya berhasil ditangkap pada Kamis, 9 Juli 2026 dan sempat dibawa ke Mabes Polri untuk pemeriksaan lebih mendalam.

​Kapolda , Irjen Pol Iwan Kurniawan, sebelumnya menegaskan bahwa pengejaran terhadap seluruh pelaku terus dilakukan dengan dukungan penuh dari Mabes Polri.

“Saat ini memang kita fokus pada penangkapan pelaku,. Kami mendapatkan backup dari Mabes Polri untuk menangkap para pelaku,” ujar Kapolda saat ditemui di Kantor Gubernur Kalteng, Jumat, 10 Juli 2026.

Iwan menambahkan, hingga kini sembilan orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam tragedi berdarah tersebut.

baca juga ...  Kejutan Ulang Tahun di SMAN 3 Palangka Raya, Gubernur Agustiar Titip Pesan Integritas untuk Pelajar

“Sekarang sudah sembilan yang kita tangkap dan telah diamankan,” tambahnya.

Adapun kesembilan tersangka tersebut adalah Nimu, Saldy alias Ateng, Isnan Melani, Pebriansyah alias Roby, Ahmad Riyadi Saputra alias Yadi, M. Lupie, Bio, Ramblan, Perie, serta Dea Nabila alias Dhea. Masing-masing memiliki peran berbeda, mulai dari keterlibatan dalam jaringan narkotika hingga dugaan penyerangan terhadap aparat.

​Tragedi ini merenggut nyawa tiga anggota Satresnarkoba Polres , yakni Aipda (Anumerta) Yudhie Perdana Putra, Ipda (Anumerta) Sumariyanto, dan Briptu (Anumerta) Nopandri Ramadhana. Selain itu, insiden tersebut juga melibatkan Teriyo (40), anggota keluarga dari tersangka Bio.

Hingga saat ini, penyidik Polda Kalteng terus mengembangkan penyidikan untuk mengungkap seluruh rangkaian , termasuk memburu pelaku lain yang masih buron, guna memastikan pihak-pihak yang bertanggung jawab diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

(Syauqi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!