PALANGKA RAYA – Wakil Ketua III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Junaidi, meminta pemerintah kota untuk memprioritaskan kebutuhan korban bencana kebakaran di Jalan Murjani, Gang Sari 45, Kelurahan Pahandut, Kota Palangka Raya.
Musibah yang terjadi pada Minggu, 12 Juli 2026 tersebut menghanguskan puluhan rumah dan satu bangunan sekolah, serta mengakibatkan ratusan warga kehilangan tempat tinggal.
Junaidi mendorong pemerintah daerah agar segera mengambil langkah konkret untuk membantu para korban kebakaran dan membantu penangan sekolah yang ikut teebakar.
“DPRD bukan eksekutor, kita tidak ada dana taktis atau dana operasional yang sifatnya mendadak. Jadi kita berharap dari Wali Kota dan Gubernur untuk bisa turun membantu para korban kebakaran,” ujar Junaidi, Selasa, 14 Juli 2026 malam.
Menurut Junaidi, bantuan perlu dibagi dalam dua tahap. Untuk jangka pendek, ia menekankan pentingnya pemenuhan kebutuhan dasar bagi pengungsi.
“Minimal untuk jangka pendek, membantu sembako dulu, pakaian layak, dan obat-obatan,” jelasnya.
Sementara untuk jangka panjang, Junaidi mendesak pemerintah untuk melakukan langkah rehabilitasi atau rekonstruksi, yakni membangun kembali bangunan sekolah dan rumah-rumah warga yang hancur akibat kebakaran tersebut.
“Jangka panjangnya, bangun kembali baik sekolah maupun rumah warga yang terdampak kebakaran,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Junaidi juga meninjau lokasi dan menyalurkan bantuan pribadi yang bersumber dari Biaya Operasional Pimpinan (BOP). Bantuan sebesar Rp5 juta diserahkan untuk membantu warga di lokasi kebakaran, sementara Rp1 juta lainnya disalurkan untuk meringankan biaya pengobatan warga terdampak yang saat ini tengah menjalani perawatan di rumah sakit.
(Syauqi)












