PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Rana Muthia Oktaria, mengajak para pelaku usaha seperti kafe, warung kopi (warkop), restoran, hingga rumah makan untuk ikut berperan dalam mencegah siswa membolos saat jam pelajaran.
“Hal tersebut sebagai upaya menekan angka siswa yang membolos tidak hanya menjadi tanggung jawab pihak sekolah dan orang tua. Lingkungan sekitar, termasuk para pelaku usaha, juga memiliki peran penting dalam menciptakan kedisiplinan pelajar,” ucapnya, Sabtu 1 Agustus 2026.
Selain itu juga mendorong Pemerintah Kota Palangka Raya agar mengeluarkan imbauan kepada pemilik usaha supaya tidak menjadikan tempat usahanya sebagai lokasi berkumpul bagi siswa yang meninggalkan sekolah pada saat jam belajar masih berlangsung.
“Pelaku usaha diharapkan dapat mendukung dunia pendidikan dengan tidak memberikan ruang bagi siswa yang membolos untuk berkumpul di kafe, warkop, restoran, maupun tempat usaha lainnya selama jam pelajaran,”tambahnya.
Langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda.
“Dalam hal ini berharap seluruh elemen masyarakat dapat bekerja sama menjaga kedisiplinan pelajar, sehingga siswa lebih fokus mengikuti proses belajar di sekolah dan terhindar dari kebiasaan membolos,” ungkapnya. (yud)












