BUNTOK – PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Buntok Kabupaten Barito Selatan (Barsel) telah menyelesaikan pekerjaan, pemeliharaan darurat (emergency maintenance) pada Gardu Induk Buntok lebih cepat dari jadwal yang direncanakan.
Berkat koordinasi yang solid dan pelaksanaan pekerjaan secara efektif, pasokan listrik kepada pelanggan kembali normal pada pukul 12.47 WIB, atau sekitar 2 jam 13 menit lebih cepat dari estimasi awal.
Hal tersebut disampaikan Manager PLN ULP Buntok Vivin Aprianor kepada awak media, Senin 3 Agustus 2026.
Dikatakannya, pemeliharaan darurat dilakukan menyusul hasil inspeksi kondisi peralatan yang menemukan adanya titik panas (hotspot) dengan suhu melebihi 100°C pada sambungan (terminating) kabel tanah Incoming penyulang.
“Kondisi tersebut merupakan, indikasi awal yang berpotensi berkembang menjadi gangguan yang lebih besar hingga mengakibatkan kerusakan peralatan apabila tidak segera dilakukan tindakan perbaikan,” katanya.
Menurutnya, demi menjaga keselamatan personel sekaligus menjamin kualitas pekerjaan PLN melakukan penghentian sementara penyaluran tenaga listrik pada hari Minggu 2 Agustus 2026 mulai pukul 08.00 WIB.
“Sebelumnya, informasi mengenai rencana pemadaman telah disampaikan kepada masyarakat sejak Sabtu 1 Agustus 2026 agar pelanggan dapat melakukan persiapan,” jelasnya.
Di lapangan lanjutnya, tim pemeliharaan gardu induk bersama tim pelayanan teknik PLN ULP Buntok bekerja secara terpadu melaksanakan penggantian dan perbaikan terminating kabel tanah Incoming Penyulang.
Seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai standar operasional dan keselamatan kerja dengan penggunaan alat pelindung diri (APD) lengkap serta prosedur kerja pada instalasi tegangan menengah.
“Selain menangani titik panas pada peralatan gardu induk, PLN juga memanfaatkan waktu pemadaman untuk melakukan pemeliharaan jaringan distribusi secara menyeluruh,” imbuhnya.
Pekerjaan tersebut kata Vivin Aprianor meliputi, perbaikan sejumlah komponen jaringan yang sebelumnya teridentifikasi memiliki potensi gangguan berdasarkan hasil asesmen teknis, serta pembersihan vegetasi dan pohon yang berpotensi bersentuhan dengan jaringan listrik.
“Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi preventive maintenance yang dilakukan PLN untuk mengurangi risiko gangguan, meningkatkan keandalan sistem distribusi, serta menjaga kontinuitas pasokan listrik bagi masyarakat,” bebernya.
Ditambahkannya, pemeliharaan darurat ini merupakan bentuk komitmen PLN dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan melalui penanganan dini terhadap setiap potensi gangguan.
Keselamatan kerja dan keandalan pasokan listrik, menjadi prioritas utama PLN melalui pemeliharaan preventif dan penanganan secara cepat terhadap potensi gangguan. Kami juga berupaya, memastikan masyarakat memperoleh layanan kelistrikan yang semakin andal.
Kami juga mengapresiasi, oengertian seluruh pelanggan selama proses pemeliharaan berlangsung. Tentunya PLN terus berkomitmen melakukan inspeksi berkala, pemeliharaan preventif dan peningkatan kualitas infrastruktur ketenagalistrikan.
“Sebagai upaya, memberikan layanan listrik yang aman, andal, dan berkelanjutan bagi seluruh pelanggan,” tukasnya.(deddy)












