SAMPIT – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mencatat sebanyak 159 titik panas (hotspot) terdeteksi di wilayah Kotim dalam kurun waktu 24 jam terakhir. Sebagian besar hotspot terkonsentrasi di Kecamatan Kota Besi, khususnya Desa Camba yang masih menjadi lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Rabu 5 Agustus 2026.
Kepala Pelaksana BPBD Kotim, Multazam, mengatakan berdasarkan data yang diterima pada Rabu 5 Agustus 2026, dari total 159 hotspot tersebut terdiri atas 143 titik berkepercayaan menengah, 16 titik berkepercayaan tinggi, dan tidak ditemukan titik berkepercayaan rendah.
“Berdasarkan data akumulasi titik panas 24 jam terakhir, tercatat total 159 hotspot yang tersebar di 12 kecamatan,” ungkapnya.
Kecamatan Kota Besi menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 68 titik, terdiri atas 57 titik berkepercayaan menengah dan 11 titik berkepercayaan tinggi.
Dari jumlah tersebut, Desa Camba menjadi penyumbang terbesar dengan 64 hotspot, terdiri atas 55 titik menengah dan 9 titik tinggi. Sementara Desa Kandan tercatat memiliki dua titik berkepercayaan tinggi, sedangkan Desa Soren dan Kelurahan Kota Besi Hulu masing-masing memiliki satu titik berkepercayaan menengah.
Posisi kedua ditempati Kecamatan Mentawa Baru Ketapang dengan 26 hotspot, terdiri atas 25 titik menengah dan satu titik tinggi. Titik panas tersebar di Desa Bangkuang Makmur sebanyak 10 titik (9 menengah dan 1 tinggi), Kelurahan Pasir Putih tujuh titik, Desa Eka Bahurui lima titik, serta Kelurahan Ketapang empat titik.
Selanjutnya, Kecamatan Seranau mencatat 20 hotspot yang seluruhnya berada di Desa Batuah, terdiri atas 18 titik menengah dan dua titik tinggi.
Sementara itu, Kecamatan Mentaya Hilir Utara memiliki 11 hotspot yang seluruhnya berada di Desa Bagendang Tengah, terdiri atas sembilan titik menengah dan dua titik tinggi.
Di Kecamatan Baamang, terdeteksi 11 hotspot berkepercayaan menengah yang tersebar di Kelurahan Baamang Barat sebanyak enam titik dan Kelurahan Baamang Hulu lima titik.
Adapun kecamatan lainnya hanya mencatat hotspot berkepercayaan menengah, yakni Kecamatan Teluk Sampit sebanyak tujuh titik (enam di Desa Ujung Pandaran dan satu di Desa Parebok), Kecamatan Pulau Hanaut tujuh titik di Desa Serambut.
Kecamatan Cempaga tiga titik di Desa Rubung Buyung, Kecamatan Cempaga Hulu tiga titik di Desa Parit, serta masing-masing satu titik di Desa Tumbang Tilap Kecamatan Bukit Santuai, Desa Kenyala Kecamatan Telawang, dan Desa Kebuau Kecamatan Parenggean. (nardi)












