PALANGKA RAYA – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) dinilai bukan hanya menghadirkan perbaikan saluran irigasi, tetapi juga menjadi motor penggerak peningkatan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kalimantan Tengah. Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PAN Daerah Pemilihan Kalimantan Tengah, Muhammad Syauqie.
Syauqie memberikan apresiasi atas pelaksanaan program P3TGAI yang menyasar masyarakat desa melalui sistem padat karya. Menurutnya, program tersebut memiliki manfaat ganda karena memperlancar distribusi air ke lahan pertanian sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat.
“Kami mengapresiasi dan menyambut baik kehadiran program P3TGAI bagi petani di Kalimantan Tengah karena dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani”, terang Syauqie
Ia menambahkan bahwa selain difokuskan pada memperbaiki, merehabilitasi dan membangun jaringan irigasi tersier agar aliran air ke sawah masyarakat menjadi lancar, program ini juga sebagai bagian dari upaya pemberdayaan petani dan bentuknya padat karya tunai
“Pemberdayaan Petani Karena sejak awal melibatkan kelompok perkumpulan petani pemakai air secara swakelola dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan”, jelas Syauqie
Lanjut Syauqie, sebagai kerja nyata dalam upaya bantu rakyat, program P3TGAI ini juga didesain dalam bentuk padat karya tunai yaitu dimana memberikan tambahan penghasilan bagi petani dan warga desa lewat upah kerja pembangunan saluran air irigasi ini
Sebagai Mitra kerja Pemerintah di Komisi V DPR RI, kami berharap semoga program ini manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat petani, padinya tumbuh subur, hasil penennya melimpah serta ekonomi dan kesejateraan petani meningkat, harap Syauqie
“Karena hari ini pangan itu tidak hanya sekedar makanan, tetapi merupakan harga diri, wajah serta kedaulatan dari sebuah bangsa yang merdeka dan berdaulat”, tutupnya. (BS-1)












