PKB Kotim Turun ke Titik Karhutla Tjilik Riwut, Soroti Kondisi dan Kendala di Lapangan

NARDI/BERITASAMPIT - PKB Kotim meninjau langsung kondisi karhutla di Jalan Tjilik Riwut Sampit-Kobes.

SAMPIT – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten (Kotim) bersama Fraksi PKB DPRD Kotim meninjau langsung lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalan Tjilik Riwut, Senin 10 Agustus 2026.

Rombongan dipimpin Ketua DPC PKB Kotim Pipit Setyorini, bersama Ketua Fraksi PKB DPRD Kotim Muhammad Abadi serta anggota DPRD Kotim M Idi dari Dapil I, Zainuddin dari Dapil III dan Marudin dari Dapil II.

Peninjauan dilakukan di sejumlah lokasi karhutla, di antaranya kawasan Jalan Tjilik Riwut Km 7 dan Km 13 arah Sampit-Kota Besi. Rombongan melihat secara langsung kondisi lahan yang terbakar serta proses penanganan yang dilakukan oleh petugas di lapangan.

Sebelumnya, rombongan PKB terlebih dahulu mengunjungi BPBD Kotim untuk memberikan dukungan kepada personel gabungan yang terlibat dalam penanganan karhutla.

Pipit mengatakan, peninjauan lapangan dilakukan agar pihaknya dapat melihat secara langsung kondisi yang dihadapi petugas dalam menangani karhutla, termasuk berbagai kendala di lokasi.

“Kami hadir untuk memberikan dukungan dan semangat personil yang ada di lapangan untuk penanganan karhutla,” kata Pipit yang juga anggota ini.

Mereka melihat langsung kondisi di lapangan yang mana parit-parit sekitar jalan sudah kering, hanya sebagian yang terisi air sehingga truk tangki harus mengisi di titik tersebut yang tak jarak lokasi karhutla berada jauh.

Kondisi di lapangan juga terlihat asap yang masih mengepul dari dalam tanah gambut yang sewaktu-waktu bisa menyala kembali ketika cuaca panas dan berangin.

Mereka mencoba menyiram titik yang masih mengeluarkan asap dari dalam tanah gambut yang cukup luas. Terlihat juga di lokasi tersebut dipasang spanduk bertuliskan “lahan ini sedang dalam penyelidikan Polsek Baamang perkara karhutla”.

Pipit mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, terlebih dalam kondisi cuaca yang panas dan berangin. Api yang awalnya kecil dapat dengan cepat meluas dan menyulitkan proses pemadaman.

“Kami berharap masyarakat ikut membantu dengan tidak membakar lahan. Jangan sampai karena kelalaian atau pembakaran yang awalnya dianggap kecil, kemudian menjadi karhutla yang sulit dikendalikan,” ujarnya.

Fraksi PKB mengapresiasi dan mendukung upaya pemerintah bersama lintas sektor dalam penanganan karhutla dan diharapkan bisa semakin maksimal dan kebutuhan petugas dapat dipenuhi.

“Kami juga akan mengawal apa saja yang memang diperlukan untuk mendukung penanganan di lapangan melalui fraksi PKB di DPRD Kotim maupun Kalteng,” pungkasnya. (Nardi)



baca juga ...  Warung BBM Eceran Dilalap Api di Jalan Sudirman, Warga Berhamburan Panik
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!