PALANGKA RAYA – Panglima Kodam (Pangdam) XXII/Tambun Bungai, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Zainul Arifin, membeberkan bahwa di usia ke-1 institusi yang dipimpinnya masih terdapat sejumlah kekurangan, baik dari segi personel maupun perlengkapan.
Hal tersebut disampaikannya usai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Kodam XXII/Tambun Bungai, di Makodam, Senin, 10 Agustus 2026.
Mayjen TNI Zainul Arifin mengakui bahwa sebagai komando daerah militer yang baru berusia satu tahun, pemenuhan aspek operasional tersebut masih menghadapi keterbatasan.
Kendati demikian, ia memastikan bahwa kekurangan tersebut akan dipenuhi secara bertahap.
“Memang dengan kondisi sekarang baru setahun, memang kita banyak dari segi personil dan perlengkapan pasti adanya kekurangan. Tapi itu memang akan didukung secara bertahap, rantis dan segala macam personil akan ditambah, itu secara bertahap,” ujarnya usai upacara HUT Kodam, Senin, 10 Agustus 2026.
Ia menjelaskan bahwa proses pemenuhan alat utama sistem senjata (alutsista) seperti kendaraan taktis (rantis) serta prajurit ini tidak dapat dilakukan sekaligus karena harus menyesuaikan dengan kebijakan dan skala prioritas pemenuhan di tingkat nasional.
​Namun, kekurangan personel Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) dipastikan akan terus ditambah secara bertahap.
“Memang tidak sekaligus karena ini kan nasional ya, kita di Kalteng ini kekuatan personil
kita khusus Yon TP khusunya baru 50 persen. Nanti ke depannya akan ditambah-ditambah secara bergilir,” pungkasnya.
(Syauqi)











