SAMPIT — Ironis, di tengah masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, personel Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) justru berjibaku memadamkan kebakaran di sejumlah wilayah.
Berdasarkan laporan cepat Pusdalops PB Posko Bencana Karhutla dan Kekeringan BPBD Kotim, hingga Senin 17 Agustus 2026 pukul 22.22 WIB, tercatat 17 titik/lokasi kebakaran yang mendapat penanganan petugas.
Kepala Pelaksana BPBD Kotim Multazam mengatakan, sebagian besar titik kebakaran berada di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. Selain itu, penanganan juga dilakukan di Kecamatan Pasir Putih dan Kecamatan Baamang.
Kecamatan Mentawa Baru Ketapang
Di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, terdapat 13 lokasi yang mendapat penanganan Satgas Karhutla.
Titik pertama berada di Jalan Kaca Piring Barat. Regu 1 mulai melakukan penanganan sejak pukul 09.05 WIB dengan melibatkan tujuh personel.
“Luas lahan yang ditangani sekitar 1,5 hektare. Hingga laporan terakhir, api masih aktif dan lokasi masih berasap,” kata Multazam.
Titik kedua berada di Jalan Kaca Piring. Regu 5 mulai melakukan penanganan pukul 09.05 WIB dengan tujuh personel. Luas lahan terbakar sekitar 1,5 hektare, sedangkan luas yang telah dilakukan pendinginan sekitar 0,75 hektare. Kondisi terakhir masih berasap.
Selanjutnya, Regu 12 menangani dua lokasi di sekitar Jalan Kaca Piring/Jalan Mohammad Hatta. Sebanyak 10 personel dikerahkan. Luas lahan terbakar diperkirakan mencapai 6 hektare. Pemadaman dilakukan pada dua bagian dengan luasan masing-masing sekitar 0,5 hektare dan 0,6 hektare. Kondisi dinyatakan padam, meski sebagian lokasi masih berasap.
Di Jalan Kaca Piring/Jalan Moh. Hatta Lingkar Selatan, Regu 6 mengerahkan enam personel. Luas lahan terbakar sekitar 1 hektare, sementara pendinginan dilakukan pada sekitar 0,5 hektare. Api dilaporkan padam, tetapi masih terdapat asap.
Berikutnya, Regu 4 menangani kebakaran di Jalan Moh. Hatta/Lingkar Selatan, sekitar Gudang Macika Express. Sebanyak 10 personel diterjunkan. Luas lahan terbakar diperkirakan mencapai 6 hektare, dengan sekitar 0,7 hektare telah dipadamkan. Sampai laporan terakhir, lokasi masih berasap.
Penanganan berikutnya dilakukan Regu 9 di Jalan Jenderal Sudirman Km 3,5, dekat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Sebanyak 11 personel dikerahkan. Api telah padam, namun masih dilakukan pendinginan pada area sekitar 10 x 20 meter.
Regu 2 kemudian menangani dua lokasi di kawasan Jalan Metro TV, Perumahan Metro Raya Residence Blok B. Sebanyak delapan personel diterjunkan. Masing-masing lokasi memiliki luas sekitar 0,5 hektare. Api dilaporkan padam, namun masih berasap dan berpotensi kembali menyala.
Titik berikutnya berada di Jalan Jenderal Sudirman Km 2, sekitar SPBU. Tim nonregu mengerahkan 12 personel. Luas lahan terbakar sekitar 1 hektare dan seluruhnya telah dilakukan pemadaman. Petugas kemudian melakukan penyekatan batas untuk mencegah api kembali meluas.
Regu 9 juga menangani kebakaran di Jalan Moh. Hatta Lingkar Selatan, sekitar Gudang Yamalube. Sebanyak 11 personel diterjunkan. Luas lahan terbakar sekaligus area pendinginan sekitar 10 x 15 meter. Kondisi terakhir dilaporkan sudah padam.
Pada sore hari, tim nonregu menangani kebakaran di Gang Kusuma Indah. Penanganan dimulai sekitar pukul 16.45 WIB.
Selanjutnya, tim menangani titik kebakaran di Jalan Moh. Hatta, sebelum Kantor Kecamatan Ketapang. Penanganan dimulai pukul 16.39 WIB. Hingga laporan terakhir, lokasi masih berasap.
Regu 8 juga dikerahkan ke Perumahan Pandawa Jalur 12 sejak pukul 16.00 WIB. Sebanyak 10 personel melakukan pendinginan pada area sekitar 0,02 hektare. Kondisi lokasi masih berasap.
Titik ke-13 di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang berada di Jalan SPG, sebuah Gudang Besi terbakar. Tim nonregu mulai melakukan penanganan sekitar pukul 16.03 WIB.
Kecamatan Pasir Putih
Di Kecamatan Pasir Putih terdapat dua lokasi yang mendapat penanganan, yaitu kebakaran terjadi di Perumahan Bina Karya Permai, Jalan Aries. Tim yang terdiri dari sembilan personel menangani lahan terbakar sekitar 0,6 hektare dan melakukan pemadaman pada luasan yang sama. Api dilaporkan masih berasap dan berpotensi kembali menyala karena kondisi angin cukup kencang di lokasi.
Kedua, penanganan dilakukan di kawasan Wisata Danau Biru. Tim yang terdiri dari delapan personel mulai bergerak pukul 12.40 WIB. Petugas membuat sekat batas pada area sekitar 1 hektare. Kondisi terakhir, sebagian api telah padam, tetapi masih terdapat bagian tengah yang aktif.
Kecamatan Baamang
Sementara itu, di Kecamatan Baamang terdapat dua lokasi yang mendapat penanganan.
Pertama berada di titik Wengga Metropolitan Politian 31. Penanganan dilakukan oleh tiga personel dan kondisi terakhir dilaporkan padam.
Kedua berada di Jalan Sagonta, Kelurahan Baamang Hulu. Penanganan cukup berlangsung lama saat malam hari mulai pukul 18.00 hingga 22.28 WIB. Personel melakukan pembuatan sekat bakar sekaligus pemadaman.
Hingga laporan terakhir, sebagian area belum sepenuhnya padam dan proses penanganan masih berlangsung.
Dari 17 titik yang ditangani tersebut, sejumlah lokasi memang telah berhasil dipadamkan. Namun, beberapa titik masih berasap, bahkan berpotensi kembali menyala sehingga personel Satgas Karhutla harus tetap melakukan pendinginan, penyekatan, dan pemantauan.
Kondisi ini membuat peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kotim berlangsung dengan situasi yang berbeda bagi para petugas di lapangan. Ketika masyarakat mengikuti berbagai rangkaian perayaan kemerdekaan, personel Satgas Karhutla tetap bekerja keras memastikan api tidak meluas dan mengancam wilayah permukiman maupun lahan di sekitarnya. (Nardi)











