Bupati Kotim Tinjau Posko Karhutla di BPBD, Personil Alami Sejumlah Kendala

NARDI/BERITASAMPIT - Bupati Kotim Halikinnor saat meninjau posko karhutla di BPBD.

SAMPIT – Bupati (Halikinnor) meninjau posko karhutla di Kantor BPBD Kotim Selasa 18 Agustus 2026, untuk mengetahui kendala di lapangan saat karhutla yang semakin meluas dan belasan kejadian setiap hari harus dihadapi personel di lapangan.

Halikinnor berbincang dengan Kepala Pelaksana BPBD Kotim Multazam terkait kendala yang terjadi di lapangan dan mencari solusi supaya penanganan bisa berjalan maksimal.

Salah satu kendala yaitu kondisi parit-parit atau embung-embung sudah kering semua, petugas kesulitan mencari sumber air di lapangan.

“Karena memang panasnya yang luar biasa, karhutla semakin banyak, makanya kita dengan segala daya kita berupaya maksimal memadamkan itu,” kata Halikinnor.

Ia juga mengabsen satu persatu personil dari SOPD yang hadir di posko karhutla, OPD yang tidak hadir langsung ia hubungi pejabat tingginya untuk segera mengirim personil perbantuan setiap harinya.

Dari sisi penganggaran karhutla, Halikinnor menyebutkan sudah dianggarkan Rp5 miliar namun belum terserap sepenuhnya sehingga masih akan dirapatkan nanti apakah ada penambahan atau tidak di APBD Perubahan.

“Jadi kalau memang mencukupi sampai September–Oktober, itu mungkin tidak kita tambah. Kalau memang kondisinya darurat, ya kita tambah. Di samping kita juga minta bantuan BNPB Pusat, ya, termasuk peralatan dan segala macam,” tegasnya.

Sementara itu dana Belanja Tidak Terduga (BTT) disebut belum cair dan hal itu segera ditindaklanjuti Bupati Kotim dengan menelpon instansi terkait untuk segera pencairan dana BTT yang digunakan untuk penanganan karhutla.

Ia menilai dari laporan bahwa jumlah personel masih mencukupi, namun perlu menambah dari segi peralatan dan mencari sumber-sumber air untuk penanganan karhutla di lapangan.

Pemkab Kotim senantiasa meminta masyarakat menjaga lingkungan masing-masing, jika ada api maka bisa langsung aktif melapor.

“Karena saya terima informasi ada masyarakat yang dia santai saja, dia tidur-tiduran dalam rumahnya sementara petugas bekerja. Nah itu kan kalau nanti dibiarkan terbakar rumahnya,” ujarnya.

Sehingga agar kepedulian masyarakat bisa meningkat ditengah situasi darurat saat ini.

Sarana dan prarasana juga berupaya untuk dipenuhi, bupati sampaikan terima kasih pada semua OPD, termasuk juga dari instansi vertikal, dari Batalyon, dari Korem, dari Kodim, dari Polres yang telah membantu.

“Tanpa kebersamaan, tanpa kolaborasi dari kita semua pihak, ya bagaimana kita menanggulangi karhutla ini,” pungkasnya. (Nardi)


baca juga ...  Wujudkan Pelayanan Kesehatan Merata, Puskesmas Mentaya Seberang Diresmikan
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!