SAMPIT – Legislator Daerah Pemilihan Lima Anang Kapeliyus memberikan warning kepada pihak pemerintah daerah yang terkesan menelantarkan daerah utara di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Bahkan dia menyebutkan sejak negara merdeka hingga kini daerah di Kecamatan Bukit Santuai, khususnya Desa Tumbang Gagu masih menjadi desa yang sangat tertinggal.
“Miris kalau kita melihat kondisi dilapangan, pemeirntah daerah sama sekali tidak menunjukkan rasa kepeduliannya terhadap daerah ini, dimana kita ketahui disini (Tumbang Gagu) masih sangat tertinggal, karena akses atau infrastrukturnya masih belum terpenuhi,” ungkap Anggota Fraksi Demokrat DPRD Kotim ini Selasa, 11 Februari 2020.
Dia juga mengharapkan tahun ini, pemerintah daerah memberikan perhatiannya terhadap daerah yang masih dalam masa pengembangan terkait infrastruktur sebagai pendukung jalannya roda ekonomi di masyarakat.
“Desa Tumbang Gagu itu sebagai contoh tidak berpihaknya dan meratanya pemerintahan saat ini, desa itu memiliki aset daerah yang sudah diketahui dunia tetapi masih miris kita lihat karena aksesnya sulit, ekonominya berjalan ditempat ini perlu perhatian serius,” Bebernya.
Bahkan dia mendorong agar pemerintah daerah kedepannya memprioritaskan pembangunan untuk daerah tertinggal yang saat ini masih menjadi tanda tanya di masyarakat.
“Kita tegaskan kalau memang pemerintah peduli, tunjukan, jangan hanya membangun di perkotaan saja, desa-desa di daerah pedalaman juga butuh perhatian serius, baik dari jalan, jembatan, dan listirk bahkan falsilitas lainnya agar roda ekonomi disana bisa hidup,” tutupnya.
(Drm/beritasampit.co.id)











