PANGKALAN BUN – Renovasi Jembatan Karang Anyar yang menghubungkan Kota Pangkalan Bun dengan Desa Kumpai Batu Bawah terus berlanjut.
Untuk memastikan proses aktivasi masyarakat tetap berjalan, pemerintah daerah melalui dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR) Kotawaringin Barat membangun jembatan Alternatif yang sudah dapat dilewati kendaraan roda dua.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kobar Juni Gultom didampingi Kabid Binamarga Samuel saat dikonfirmasi di lokasi mengatakan dipercepatnya jembatan alternatif ini agar arus lalu lintas cepat lancar.
“Kalau tidak segera dipercepat untuk membangun jalan dan jembatan alternatif, aktivitas perkantoran dan masyarakat di Desa Kumpai Batu Atas akan terganggu, apalagai banyak warga yang berdagang di Kota Pangkalan Bun,” kata Juni Gultom.
Terpisah, Kades Kumpai Batu Bawah, Bambang Silih Warno mengapresiasi pengerjaan yang dilakukan dinas PUPR Kabupaten Kobar.
“Saya salut kepada para pengawas dari Dinas PUPR dan para pekerjanya rekananya yang dengan cepat menyelesaikan pembangunan jalan dan jembatan alternatif, sehingga sekarang aktivitas masyarakat kembali lancar sebelumnya wilayah desa kami telah mengalami prihatin karena banjir, sehingga beberapa hari aktivitas warga lumpuh total,” ujar Bambang.
Seperti telah diberitakan, jembatan Karang Anyar yang menghubungkan Kota Pangkalan Bun dengan Desa Kumpai Batu Bawah ambruk, akibat jembatan kayunya sudah lapuk.
Kemudian Dinas PUPR Kobar dalam waktu sekitar 5 hari langsung menanggulangi untuk membangun jalan jembatan alternatif dan sekarang sudah selesai.
(man/beritasampit.co.id).











