Ratusan Santri Positif Covid-19, Bamsoet: Penerapan Prokes Tidak Maksimal

JAKARTA— Jumlah warga pesantren yang terpapar kasus Covid-19 di Jawa Barat terus meningkat dalam beberapa hari terakhir. Seperti yang terjadi di Kabupaten Garut dan di Kota Tasikmalaya terdapat sejumlah pesantren yang menjadi kluster corona virus.

Menanggapi hal itu, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendorong pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama (Kemenag) bersama pemerintah daerah Jawa Barat untuk meminta pimpinan pondok pesantren terkait untuk segera menyediakan ruang isolasi dan pengobatan bagi santri yang terpapar.

“Serta mengevaluasi secara menyeluruh setiap kebijakan maupun pelaksanaan protokol kesehatan di lingkungan pondok pesantren (ponpes),” ujar Bamsoet, Jumat, (13/11/2020).

Kata Bamsoet, hal tersebut dilakukan agar sesuai standar operasional prosedur (SOP) Kebiasaan Baru (AKB) di lingkungan ponpes, mengingat terus meningkatnya angka penularan Covid-19 di lingkungan ponpes terjadi akibat penerapan protokol kesehatan (prokes) yang tidak dilakukan secara maksimal.

Politikus Golkar itu juga mendorong Kemenag bersinergi dengan Satgas Penanganan Covid-19 untuk mengatasi kluster ponpes dengan melakukan sejumlah upaya-upaya penanganan.

Antara lain yakni terus menyosialisasikan sekaligus mengedukasi pengurus ponpes beserta para santri tentang pentingnya menerapkan 3M (menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak) di lingkungan ponpes.

“Dan pentingnya melakukan tes Covid-19 secara berkala, serta mengimbau santri tidak berkelompok dalam melakukan interaksi,” tandas Bamsoet.

Untuk itu, Bamsoet meminta Kemenag meningkatkan koordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat dan Satgas Penanganan Covid-19 dalam melakukan pengawasan dan memperoleh laporan kasus baru Covid-19 secara berkala yang terjadi di lingkungan ponpes secara terbuka.

“Sehingga pemerintah dapat segera mengambil langkah cepat dan tepat untuk menutup sementara ponpes. Mengingat, saat ini masih banyak pesantren yang seolah menutupi kasus Covid-19 di lingkungannya,” pungkas Bambang Soesatyo.

baca juga ...  Partai Gelora Dorong MK Dikembalikan ke Tupoksinya, Pengamat Minta MK Dibubarkan

(dis/beritasampit.co.id)

Bagikan:
Berita Populer