NANGA BULIK – Intensitas hujan tinggi terjadi di wilayah Kabupaten Lamandau beberapa hari ini membuat sejumlah sungai mengalami peningkatan debit air, terutama Sungai Lamandau.
Bahkan beberapa desa sudah ada yang terdampak banjir, sehingga mengganggu aktivitas warga.
Dari perkembangan data BPBD Kabupaten Lamandau, dengan intensitas hujan yang tinggi yaitu di wilayah Kecamatan Bulik, dan Kecamatan Delang yang meluap.
“Melalui dinas terkait, kita memberikan imbauan kepada warga khususnya warga yang tinggal di bantaran sungai Lamandau,” ucap Bupati Lamandau, Hendra Lesmana, Selasa 11 Oktober 2022.
Diketahui, debit air di sungai Lamandau sendiri sudah mencapai 7 meter, sehingga sekarang ini Kabupaten Lamandau dengan status siaga bencana.
Dari data yang diperoleh sekarang, di Kecamatan Delang sendiri ada empat desa yang terdampak banjir, yaitu Desa Cuhai, Desa Sepoyu, Desa Tanjung Beringin dan Desa Sungai Tuat sudah terdampak.
“Sekarang ini kita lebih menekankan untuk mengimbau warga yang tinggal di daerah rawan banjir agar tetap waspada, karena intensitas hujan yang tinggi,” kata Hendra.
Terutama, lanjut Dia, bagi orang tua yang memiliki anak-anak agar tidak melepas anaknya bermain sendiri di genangan banjir atau pinggir sungai untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. (Andre).










