NANGA BULIK – Warga Kabupaten Lamandau terdampak banjir mengaku mulai kelelahan dan mulai sakit-sakitan. Pasalnya, setiap hari mereka harus berendam di air berusaha menyelamatkan harta benda.
“Kedinginan, mulai pada sakit perut sama flu, kita juga nggak sempat masak, karena sibuk menyelamatkan barang,” ungkap salah satu korban yang rumahnya terdampak banjir di Kota Nanga Bulik, Lamandau, Sabtu 15 Oktober 2022.
Untuk itu pemerintah daerah diharapkan bisa mempercepat penyaluran bantuan terhadap masyarakat yang terdampak banjir. Selain bantuan pangan mereka juga membutuhkan selimut, popok bayi dan pemeriksaan kesehatan.
Sementara itu, Wakil Bupati Lamandau, Riko Porwanto saat menghadiri rapat sidang paripurna di DPRD Lamandau kemarin mengatakan, bahwa pemerintah melakukan langkah-langkah strategis melalui mekanisme penganggaran dan penanganan kedaruratan sesuai regulasi yang ada.
“Melakukan koordinasi serta kolaborasi mitigasi risiko bencana dengan seluruh stakeholder terkait, seperti pelibatan TNI/Polri, unsur pemerintahan sampai ke tingkat desa/kelurahan, masyarakat, Bulog serta menggandeng dunia usaha, dan juga mengapresiasi keterlibatan langsung anggota DPRD di lapangan yang telah memberikan bantuan untuk saudara-saudara kita yang terdampak,” tuturnya.
Riko juga menginformasikan bahwa berdasarkan prakiraan cuaca yang dikeluarkan BMKG, tingkat curah hujan puncaknya berada di bulan November – Desember 2022.
“Untuk itu kami mengimbau seluruh elemen masyarakat agar terus meningkatkan kesiap-siagaan dan kewaspadaan seraya berdoa agar kita semua diberikan kekuatan serta kemampuan menghadapinya,” imbaunya.
Terpisah, kemarin Kapolsek Bulik bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Nanga Bulik membagikan nasi bungkus kepada korban banjir di wilayah Desa Kujan Kecamatan Bulik.
“Kami melaksanakan pembagian nasi bungkus kepada warga Kujan yang Rumahnya terkena banjir sebanyak 50 bungkus untuk meringankan beban warga yang terdampak banjir, karena mungkin mereka tidak sempat masak akibat dapurnya terendam,” tutur Kapolsek Bulik Ipda Adel Muhammad G H . (Andre).










