Kalteng Penyangga IKN, Kobar Tingkatkan Konektivitas Infrastruktur Transportasi 

PANGKALAN BUN – Dalam rangka mendukung Kalimantan Tengah sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Negara (IKN), maka Kabupaten Kotawaringin Barat pun mulai berbenah meningkatkan konektivitas infrastruktur yang menghubungkan ke IKN maupun daerah lainnya.

Hal itu tersebut pembahasan dalam Rapat Koordinasi Pengendalian (Rakordal) Pembangunan Daerah Triwulan I Tahun Anggara  2024 yang digekar di Aula Marundau di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Kobar.

Kepala Bappeda Litbang Kobar Juni Gultom menyatakan, Kabupaten Kotawaringin Barat ini bagian barat Kalteng yang mampu menopang perekonomian, dimana kelebihan dari Kobar adalah letaknya sangat strategis.

“Dalam konteks reformasi ekonomi di kawasan Kabupaten Kobar dan Kalimantan secara regional, Kabupaten Kobar pun siap berbenah untuk meningkatkan konektivitas transportasi dengan berbagai daerah lain, mengingat  Ibu Kota Negara berada  di Pulau Kalimantan, tentunya Kabupaten Kobar sudah sudah berbenah untuk meningkatkan konektivitas baik ke IKN maupun ke kota-kota lainnya di Indonesia,” kata Juni Gultom.

Menurut Juni Gultom, Kalimantan Tengah di tetapkan sebagai Superhub sehingga Kabupaten Kobar sebagai penyangga perekonomian Kalteng diwilayah bagian barat.

“Maka dukungan dari infrastruktur laut udara dan darat ini menjadi prioritas kita. Kemudian terkait dengan transformasi ekonomi dalam 20 tahun ke depan informasinya kita harus mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 12% dari sekarang yang sekitar 6 persen,” jelas Juni Gultom.

Juni Gultom juga menyampaikan, bahwa Kobar akan mengundang para investor yang berkaitan dengan sumber daya alam yaitu investor dengan perkebunan kemudian pertambangan dan lainnya.

“Harapannya kita bisa menyamai pertumbuhan ekonomi di Ambon, Maluku yang sudah 12 persen. Dengan demikian investasi yang besar masuk di pertarungan Barat akan meningkatkan ekonomi kita meningkatkan kesejahteraan masyarakat kita, sehingga arahan dari pemerintah pusat terkait reformasi ekonomi, hilirisasi sumber daya alam itu bisa diwujudkan sesuai rencana kita kedepan,” jelas Juni Gultom. (Man)

baca juga ...  Kurir Sabu 33 Kilogram Divonis Seumur Hidup, Jaksa Ajukan Banding
Bagikan:
Berita Populer