SAMPIT – Murid SMP Negeri 9 Sampit menampilkan tarian tradisional dalam pembukaan kegiatan kemah bakti Pramuka se-Kecamatan Baamang.
“Kami bangga dan mengapresiasi terhadap kemampuan dan keberanian anak didik dalam menampilkan seni tari di hadapan banyak peserta dan tamu undangan,” kata Kepala SMP Negeri 9 Sampit, Jelita, Sabtu 14 Desember 2024.
Menurutnya unjuk bakat seperti ini menjadi kesempatan yang sangat baik untuk menumbuhkan rasa percaya diri serta kecintaan terhadap budaya lokal di kalangan siswa.
“Mereka tampil penuh semangat dan menguasai gerakan tari dengan baik. Ini menunjukkan hasil latihan yang tekun dan kerja sama tim yang solid,” ujarnya.
Selain itu, ia juga berharap bakat siswa-siswi dalam bidang seni tari maupun bidang lainnya bisa terus dikembangkan.
Sekolah memiliki peran penting dalam memfasilitasi pengembangan bakat di luar kegiatan akademis. Dia juga mendorong guru dan pembina ekstrakurikuler untuk terus memberikan bimbingan dan motivasi kepada para siswa.
“Kami berharap bakat mereka bisa terus berkembang dan menjadi kebanggaan bagi sekolah, bahkan daerah. Dengan latihan rutin dan dukungan penuh, kami yakin prestasi yang lebih tinggi dapat diraih,” tambahnya.
SMP Negeri 9 Sampit menjadi tuan rumah Kemah Bakti Penggalang Pramuka ke-II se-Kecamatan Baamang yang dimulai pada Jumat, 13 Desember 2024 bersama SMP Negeri 3 Sampit, SMP Negeri 11 Sampit, SMP Negeri Satu Atap 2 Baamang dan SMP PGRI 4 Sampit.
Berbagai kegiatan mengisi acara kemah bersama tersebut seperti upacara api unggun, bakti masyarakat, penampilan bakat, lomba yel-yel, senam Pramuka, lomba memasak, lomba pionering, dan lomba K3 Tenda.
(nardi)











