SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor mengatakan kegiatan evaluasi akhir tahun merupakan momen penting untuk merefleksikan capaian selama tahun anggaran 2024, sekaligus mengidentifikasi tantangan dan hambatan dalam pelaksanaan program serta kegiatan pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikan Halikinnor, pada rapat evaluasi akhir tahun, yang dilaksanakan di Rumah Jabatan Bupati dan diikuti Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), SOPD serta instansi lainnya.
“APBD bukan sekadar dokumen anggaran, melainkan instrumen utama dalam mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” katanya, Senin 30 Desember 2024.
Pada tahun 2024, lanjut Halikinnor, fokus pemerintah daerah mencakup pengendalian inflasi, penanggulangan kemiskinan ekstrem, penurunan stunting, peningkatan infrastruktur, ekonomi, sosial budaya, dan tata kelola pemerintahan.
Dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kotawaringin Timur tahun 2024, telah ditetapkan target capaian indikator ekonomi makro sebagai berikut:
- Pertumbuhan ekonomi sebesar 4,24 persen.
- Inflasi berada di kisaran 2-4 persen.
- Pendapatan regional per kapita sebesar Rp60,14 juta.
- Angka kemiskinan sebesar 5,01 persen.
- Tingkat pengangguran terbuka di kisaran 4,93 persen.
- Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di atas 73,73.
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan tahun 2024 turun menjadi 5,66% dari 5,69% di tahun sebelumnya, sementara tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 4,63% dari 4,77%.
Ia juga menyampaikan Dana Transfer Pemerintah Pusat ke Daerah (APBN) alokasi anggaran yang diterima Kabupaten Kotim 2025, yakni:
- Dana Bagi Hasil (DBH): Rp284 miliar lebih;
- Dana Alokasi Umum (DAU): Rp928 miliar lebih;
- Dana Alokasi Khusus (DAK):
Fisik: Rp105 miliar lebih;
Non-Fisik: Rp236 miliar lebih;
- Dana Desa: Rp150 miliar lebih;
- Insentif Fiskal: Rp13 miliar lebih;
- DIPA Kantor Daerah: Rp319 miliar lebih.
Halikinnor berterima kasih atas dukungan instansi vertikal, perbankan, dan dunia usaha yang berperan dalam mewujudkan visi Kabupaten Kotim
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Dandim 1015 Sampit dan Kapolres Kotawaringin Timur atas kerja sama yang terjalin sehingga kondisi daerah tetap aman dan kondusif, serta seluruh unsur Forkopimda.
“Kami berharap sinergitas ini terus berlanjut demi kemajuan Kotim ditahun-tahun mendatang,” pungkasnya.
(nardi)











