PALANGKA RAYA – Fraksi Partai Nasdem DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) meminta Pemerintah Provinsi Kalteng memberikan perhatian serius terhadap ketahanan pangan dalam Perubahan APBD 2026.
Hal itu disampaikan Juru Bicara Fraksi Nasdem Kalteng, Bryan Iskandar, dalam Rapat Paripurna ke-3 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026 di Kantor DPRD Kalteng, Palangka Raya, Kamis, 10 September 2026.
Bryan menilai ketahanan pangan merupakan salah satu agenda strategis yang perlu diperkuat melalui kebijakan anggaran daerah.
“Fraksi Nasdem memandang ketahanan pangan sebagai salah satu agenda strategis yang harus mendapatkan perhatian serius dalam Perubahan APBD 2026,” kata Bryan.
Menurutnya, penguatan ketahanan pangan perlu dilakukan dari sisi produksi hingga akses masyarakat terhadap bahan pangan.
“Pemerintah Provinsi perlu memperkuat produksi pangan lokal, distribusi, ketersediaan pupuk dan sarana produksi, akses pasar bagi petani, serta menjaga stabilitas harga pangan,” jelasnya.
Selain itu, Bryan menilai pengendalian inflasi membutuhkan koordinasi terpadu antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan seluruh pemangku kepentingan.
“Pengendalian inflasi juga harus dilakukan secara terpadu antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota dan seluruh pemangku kepentingan,” tegasnya.
Menurutnya, pengendalian inflasi bukan hanya soal menekan angka, tetapi juga memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau dan daya beli masyarakat terjaga.
“Kebijakan tersebut harus memastikan harga kebutuhan pokok terjangkau dan daya beli masyarakat tetap terjaga,” pungkasnya.
(Sya’ban)










