SAMPIT – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang muncul hingga siang hari mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara H Asan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Jumat 18 September 2026.
Dua penerbangan rute Sampit-Surabaya, yakni Nam Air dan Wings Air, dipastikan batal beroperasi akibat kondisi jarak pandang yang rendah di sekitar bandara.
Person In Charge (PIC) Civil Aviation Publication Team (CAPT) Bandara H Asan Sampit, Alfiansyah, membenarkan pembatalan kedua penerbangan tersebut.
Untuk Nam Air, penerbangan dengan nomor IN 243 yang semula dijadwalkan berangkat pukul 13.35 WIB mengalami penundaan. Jadwal keberangkatan kemudian diundur menjadi pukul 17.25 WIB.
Namun, kondisi kabut asap yang masih menyelimuti kawasan bandara membuat penerbangan tersebut akhirnya tidak dapat diberangkatkan. Pihak maskapai kemudian mengalihkan penerbangan ke besok hari Sabtu 19 September 2026.
“Penerbangan NAM Air IN 243 tanggal 18 September 2026 rute Sampit-Surabaya yang sebelumnya dijadwalkan pukul 17.25 WIB, dialihkan menjadi 19 September 2026 pukul 12.45 WIB karena dampak asap karhutla Kalimantan,” jelas Alfiansyah.
Tidak hanya Nam Air, penerbangan Wings Air rute Sampit-Surabaya juga mengalami pembatalan. Pesawat yang dijadwalkan berangkat dari Sampit sekitar pukul 13.50 WIB tersebut tidak dapat beroperasi.
Alfiansyah mengatakan pembatalan Wings Air berkaitan dengan kondisi penerbangan dari Surabaya menuju Sampit yang tidak dapat dilakukan akibat rendahnya jarak pandang.
“Sampit-Surabaya Wings Air juga batal karena kabut asap,” ujarnya.
Kondisi ini terjadi saat jarak pandang di sekitar Bandara H Asan Sampit berada pada level yang sangat rendah. Berdasarkan data BMKG, pada Jumat sekitar pukul 09.00 WIB visibilitas di kawasan bandara hanya sekitar 150 meter.
Sementara itu, masih terdapat penerbangan Super Air Jet rute Sampit-Jakarta yang dijadwalkan pada hari yang sama. Hingga informasi terakhir diterima pihak bandara, belum ada kepastian dari maskapai terkait penerbangan tersebut.
“Untuk penerbangan Super Air Jet kami belum mendapatkan informasi dari maskapai,” tandasnya. (Nardi)











