SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) menyiapkan anggaran sekitar Rp149 miliar untuk pembangunan gedung serbaguna pada 2027. Proyek tersebut direncanakan masuk dalam APBD murni 2027 dan dilaksanakan dalam satu tahun anggaran.
Sekretaris Komisi IV DPRD Kotim, M Idi, mengatakan rencana anggaran pembangunan tersebut telah disetujui di tingkat Komisi IV DPRD Kotim. Selanjutnya, program itu perlu dibawa ke tahap kompilasi anggaran dan dimasukkan melalui program Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan.
“Sudah kami Komisi IV setujui, tetapi agar dibawa ke kompilasi, masuk di program Cipta Karya,” ujarnya, Senin 26 Oktober 2026.
Menurutnya, pembangunan tersebut direncanakan menggunakan skema tahun tunggal atau single year, sehingga pelaksanaannya ditargetkan berlangsung pada 2027 dengan menggunakan APBD murni.
Namun, rencana pembangunan gedung serbaguna dengan anggaran sekitar Rp149 miliar pada 2027 ini masih perlu melalui tahapan penganggaran dan pembahasan lebih lanjut.
Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan.
Sebelumnya, rencana pembangunan fasilitas multifungsi di Kotim juga telah menjadi perhatian, Pemkab Kotim menyiapkan pembangunan fasilitas terpadu berupa gedung multiguna dan arena balap sebagai salah satu fokus pembangunan yang dimulai tahapannya pada 2026.
Program ini dinilai penting untuk menjawab kebutuhan ruang kegiatan berskala besar sekaligus menata aktivitas olahraga otomotif yang selama ini belum memiliki lokasi khusus.
Bupati Kotim Halikinnor menyampaikan, rencana pembangunan tersebut lahir dari berbagai persoalan yang kerap muncul di lapangan. Salah satunya adalah penggunaan fasilitas umum yang tidak sesuai peruntukan, terutama oleh komunitas otomotif dan kegiatan massal lainnya.
“Yang sudah kita programkan dan saya anggap mendesak karena ini pemecahan masalah, yaitu pembangunan gedung multiguna sekaligus arena balap untuk anak-anak muda,” kata Halikinnor, Kamis 8 Januari 2026 lalu.
Tahun depan mereka akan melakukan pemerataan sekitar empat hektare dan membangun gedung dengan kapasitas sekitar 5.000 sampai 7.000 orang. Lokasinya di dekat Bundaran Balanga, masuk sekitar 100 meter. (Nardi)










