SAMPIT – Penolakan terhadap rencana pemilihan Ketua Koperasi Cempaga Perkara, Desa Patai, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mencuat jelang pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang rencananya digelar di Sampit, Sabtu 31 Oktober 2026
Sejumlah anggota koperasi yang juga pemilik lahan bersama warga Desa Patai, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) secara tegas menolak agenda pemilihan ketua dilakukan di luar lokasi koperasi.
Alianur, salah satu perwakilan anggota koperasi dan juga pemilik lahan menyebutkan pihaknya sejak awal menolak pelaksanaan RAT di Sampit. Mereka meminta agar RAT dilaksanakan di lokasi koperasi berada, yakni di Desa Patai, Kecamatan Cempaga.
“Namun kita mengalah asalkan khusus untuk pemilihan ketua dilaksanakan di Patai. RAT besok hanya untuk melaporkan pertanggungjawaban saja,” tegas Alianur, Jumat 30 Oktober 2026.
Menurut Alianur, sudah ada kesepakatan antara panitia RAT, Kepala Desa Patai dan para anggota koperasi bahwa RAT yang digelar di Sampit hanya sebatas penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus, bukan untuk pemilihan ketua baru.
Ia menegaskan, jika kesepakatan tersebut dilanggar oleh pihak panitia dengan tetap memaksakan pemilihan ketua di Sampit, maka para anggota akan bereaksi keras.
“Jika kesepakatan itu dilanggar maka kami akan bereaksi dengan mengambil alih lahan kami dan tidak lagi kerjasama dengan koperasi, namun akan dikelola sendiri,” ancamnya.
Keinginan para anggota itupun disepakati oleh panitia RAT, mereka berjanji di Sampit hanya penyampaian laporan pertanggungjawaban.
“Kita lihat besok, apakah mereka berkomitmen atau justru akan mengingkari kesepakatan tersebut yang sudah dibahas di kantor desa,” tegasnya.
Diman anggota koperasi dan juga pemilik lahan lainnya juga menyatakan demikian, mereka akan memegang janji panitia untuk RAT di Sampit hanya sebatas penyampaian laporan pertanggungjawaban.
“Kami tidak main-main, jika tetap langsung pemilihan ketua, lahan kami akan kami ambil untuk dikelola sendiri,” tegasnya.
Tidak hanya itu mereka juga akan mengambil langkah tegas jika panitia berani main-main dengan apa yang sudah disepakati secara bersama-sama yakni pemilihan ketua tetap dilaksanakan di Patai.
(BS-1)











