Pulang Pisau Terima Banpres Rp20 Miliar untuk Penanganan Karhutla

DENNY/BERITASAMPIT – Bupati Pulang Pisau Ahmad Rifa’i foto bersama di depan armada damkar bantuan Presiden.

PULANG PISAU – Dukungan pemerintah pusat terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, diwujudkan melalui Bantuan Presiden (Banpres) senilai Rp20 miliar. Bantuan tersebut dimanfaatkan untuk membiayai operasional pasukan gabungan sekaligus pengadaan berbagai peralatan dan kendaraan guna memperkuat kesiapan penanganan karhutla di wilayah setempat.

Bupati Pulang Pisau H Ahmad Rifa’i menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas alokasi anggaran tersebut. Menurutnya, bantuan ini menjadi dukungan penting bagi pemerintah daerah dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan yang setiap tahun berpotensi terjadi, terutama saat musim kemarau.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah memberikan bantuan sebesar Rp20 miliar untuk mendukung penanganan karhutla di daerah kami,” ujar Rifa’i didampingi Plt Kalaksa BPBD Osa Maliki dan Inspektur Hayes Hendra, seusai penyerahan bantuan di Kantor BPBD Pulang Pisau, Senin 2 November 2026.

Rifa’i menjelaskan, anggaran tersebut dibagi menjadi dua alokasi utama. Sebesar Rp10 miliar digunakan untuk insentif personel gabungan TNI-Polri, Masyarakat Peduli Api (MPA) hingga tingkat desa, serta membiayai kebutuhan operasional, bahan bakar minyak (BBM), dan keperluan pendukung lainnya selama penanganan karhutla.

Sementara itu, Rp10 miliar lainnya dialokasikan untuk pengadaan sarana dan prasarana penanggulangan kebakaran. Peralatan tersebut meliputi dua unit mobil pemadam kebakaran, tujuh unit motor Tosa, 20 unit sepeda motor trail, delapan unit drone, mesin pompa jinjing, obat-obatan, serta alat pelindung diri (APD). Bupati juga menyebutkan tiga unit drone dalam keterangannya, sehingga jumlah keseluruhan drone perlu dipastikan kembali berdasarkan daftar pengadaan.

Menurut Rifa’i, dukungan anggaran dan perlengkapan tersebut tidak hanya dibutuhkan untuk menghadapi kebakaran yang sedang terjadi, tetapi juga menjadi investasi kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi karhutla pada masa mendatang. Keberadaan kendaraan operasional dan peralatan lapangan diharapkan memudahkan mobilitas petugas, pemantauan wilayah rawan, serta mempercepat penanganan ketika ditemukan titik api.

baca juga ...  Wabup Pulang Pisau Dorong Sinergi Pemerintah dan Swasta Perkuat Jaminan Kesehatan

“Alhamdulillah, dengan adanya Banpres ini Kabupaten Pulang Pisau sangat terbantu. Aset-aset yang telah disediakan nantinya dapat dimanfaatkan untuk mendukung kesiapan dan penanganan karhutla ke depan,” pungkasnya. (denny)

Bagikan:
Berita Populer