KUALA PEMBUANG – Tim gabungan dari Satgas Karhutla Kabupaten Seruyan berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) seluas 1,5 hektare di Kabupaten Seruyan, Sabtu 31 Oktober 2026.
Upaya pemadaman tersebut dilakukan di dua lokasi berbeda, yakni Desa Sungai Bakau dan Desa Pematang Limau. Luas lahan yang terbakar di Desa Sungai Bakau mencapai 0,5 hektare, sementara di Desa Pematang Limau mencakup area seluas 1 hektare.
Langkah cepat tim di lapangan dilakukan untuk mengendalikan api agar tidak merambat ke area yang lebih luas. Koordinasi antarinstansi menjadi kunci utama dalam memastikan pemadaman berjalan efektif.
Kepala Pelaksana BPBD Seruyan, Agus Supriadi, menekankan pentingnya respons cepat dalam setiap insiden kebakaran. Menurutnya, sinergi antarunsur di lapangan sangat menentukan keberhasilan penanganan titik api.
“Setiap informasi kebakaran kami tindak lanjuti dengan koordinasi dan upaya penanganan di lapangan. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api,” ujar Agus.
Saat ini, pihak BPBD terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memantau perkembangan situasi di lapangan. Masyarakat diminta untuk tetap waspada dan berpartisipasi aktif dalam upaya pencegahan munculnya titik api baru.
Kewaspadaan ini diharapkan mampu menekan angka kejadian Karhutla di wilayah hukum Seruyan. Sinergi antara aparat dan warga menjadi modal penting dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah dampak lebih buruk dari kebakaran lahan.
(ASY)











