Disdik Kotim Ingatkan Kantin Sekolah Tak Gunakan Air PDAM Payau untuk Bahan Baku Minuman-Makanan

NARDI/BERITASAMPIT - Aktivitas sekolah di Kotim.

SAMPIT – Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengingatkan pengelola kantin sekolah agar tidak menggunakan air PDAM yang saat ini dalam kondisi payau sebagai bahan baku minuman maupun makanan yang dikonsumsi peserta didik.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul kondisi air Sungai Mentaya yang mengalami perubahan akibat kemarau panjang. Kondisi itu turut berdampak terhadap kualitas air baku PDAM yang kini hanya disarankan untuk kebutuhan mandi, cuci dan kakus (MCK).

Kepala Dinas Pendidikan Kotim Yolanda Lonita Fenisia mengatakan, pihaknya berharap seluruh satuan pendidikan lebih memperhatikan sumber air yang digunakan oleh pengelola kantin, terutama untuk kebutuhan konsumsi anak-anak.

“Kami berharap pihak satuan pendidikan yang memiliki kantin tidak menggunakan atau memanfaatkan air PDAM tersebut untuk bahan yang dikonsumsi karena kondisinya tidak layak untuk konsumsi,” ujarnya, Sabtu 7 November 2026.

Sebagai alternatif, pengelola kantin diminta menggunakan air isi ulang yang terjamin kualitasnya. Hal ini untuk memastikan makanan dan minuman yang dijual kepada peserta didik tetap aman dan tidak menimbulkan penyakit.

Yolanda juga mengingatkan bahwa air isi ulang yang digunakan tidak boleh sembarangan. Pengelola kantin harus memastikan air tersebut memenuhi standar kesehatan.

“Isi ulangnya pun harus yang aman dan sesuai dengan standar kesehatan,” tegasnya.

Dia mengakui, hingga saat ini Disdik Kotim belum menerbitkan surat edaran khusus yang mengatur pengelolaan kantin sekolah berkaitan dengan perubahan kualitas air baku tersebut.

Meski begitu, pihaknya mengimbau sekolah agar meningkatkan perhatian dan pengawasan terhadap aktivitas kantin, sehingga makanan maupun minuman yang dikonsumsi siswa tidak menimbulkan persoalan kesehatan.

Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama, mengingat kantin merupakan salah satu tempat yang menyediakan kebutuhan konsumsi bagi peserta didik selama berada di lingkungan sekolah. (nardi)

baca juga ...  Kembangkan Pariwisata, Kebudayaan Daerah dan Nasional Akan Disatukan
Bagikan:
Berita Populer