Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo Korban Kecelakaan Heli di Kalteng Diterbangkan ke Klaten

AHMAD/BERITASAMPIT - Jenazah Sertu (Anm) Heri Prasetyo saat prosesi upacara pelepasan sebelum diberangkatkan menuju Klaten, Jawa Tengah, Sabtu 7 November 2026.

KUALA PEMBUANG – Proses evakuasi korban kecelakaan helikopter dalam operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah resmi berakhir. Jenazah Sertu (Anm) Heri Prasetyo hari ini diberangkatkan menuju Klaten, Jawa Tengah, untuk dimakamkan sesuai permintaan keluarga.

Upacara pelepasan jenazah dilaksanakan di Bandara Kuala Pembuang, Sabtu 7 November 2026. Hadir dalam prosesi tersebut Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, Pangdam XIII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, Danrem Tanjung Bungai, serta Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda.

Sertu (Anm) Heri Prasetyo merupakan korban ketiga yang ditemukan dalam insiden kecelakaan Helikopter Mi 17V5 yang terjadi pada Rabu 4 November 2026. Sebelumnya, dua prajurit lain yakni Letkol CPN (Anm) Dudi Firmansyah dan Kapten CPN (Anm) Nurhafiz Akbar telah lebih dulu dipulangkan.



“Hari ini kita berangkatkan almarhum ke Klaten karena orang tuanya meminta dimakamkan di sana. Upacara pemakaman nanti direncanakan akan dipimpin langsung oleh Bapak Kasad,” ujar Pangdam XIII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin di lokasi pelepasan jenazah.

Terkait insiden tersebut, Pangdam menegaskan bahwa peristiwa ini menjadi pelajaran berharga dalam penanganan karhutla. Masyarakat diimbau untuk tidak lagi membuka lahan dengan cara membakar agar kejadian serupa tidak terulang.

Di sisi lain, kondisi titik panas atau hotspot di Kalimantan Tengah dilaporkan menunjukkan tren penurunan yang signifikan. Wilayah seperti Palangka Raya dan Sampit kini berada dalam kondisi yang jauh lebih kondusif dibandingkan sebelumnya.

“Alhamdulillah perkembangan karhutla di Kalimantan cukup baik. Hotspot maupun luas lahan yang terbakar sudah jauh berkurang. Ini pertanda kehidupan akan normal kembali, namun kita tetap mengharapkan partisipasi masyarakat untuk tidak membakar lahan,” tambahnya.

Saat ini, tim gabungan juga dijadwalkan meninjau perkembangan penanganan karhutla di kawasan Tanjung Puting. Sementara itu, lima prajurit yang selamat dari kecelakaan tersebut masih menjalani perawatan intensif di RSUD Kuala Pembuang.

(ASY)

baca juga ...  Belum Ada Keputusan Final, Kanwil Kemenag Kalteng Tunggu Kepastian Libur Ramadhan
Bagikan:
Berita Populer