Laka Beruntun di Pundu, Kemacetan Arus Lalin Tak Terhindarkan

JIMMY/BERITASAMPIT - Suasana kemacetan di Jalan Tjilik Tiwut Sampit Desa Pundu, Kotim.

SAMPIT – Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) beruntun terjadi di Jalan Tjilik Riwut, Desa Pundu, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Jumat 6 November 2026 siang.

Kecelakaan tersebut melibatkan empat kendaraan sekaligus, yakni dua unit dump truk, satu minibus, dan satu sepeda motor. Insiden ini menyebabkan arus lalu lintas di jalur Trans Kalimantan mengalami kemacetan panjang dari kedua arah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, antrean kendaraan dilaporkan mengular hingga sekitar 2-3 kilometer, baik dari arah Sampit menuju Palangka Raya maupun sebaliknya.

Salah seorang warga bernama Iyus yang berada di sekitar lokasi mengatakan, kemacetan terjadi cukup parah lantaran kendaraan yang terlibat kecelakaan berada di badan jalan sehingga menghambat arus lalu lintas.

“Antrean kendaraan sudah cukup panjang, kurang lebih 2 sampai 3 kilometer dari arah Sampit maupun arah Palangka Raya. Kendaraan sulit melintas karena kecelakaan terjadi di badan jalan,” ungkap warga tersebut.

Kemacetan total terjadi karena badan kendaraan persis menghalangi jalan dan berada tepat di tengah jalan sehingga membuat tak satupun kendaraan bisa melintas.

Arus lalu lintas sempat lumpuh total, beruntung evakuasi yang berlangsung berjam-jam berhasil dilakukan petugas bersama warga hingga Jumat petang.

Arus lalu lintas dari dua arah berangsur normal usai evakuasi selesai, sejumlah kendaraan baik sepeda motor hingga angkutan besar dengan pelan melanjutkan perjalanan.

Diperkirakan kemacetan total itu berlangsung hingga empat jam, sehingga sempat mengganggu perjalanan pengguna jalan.

Dalam peristiwa itu, sejumlah pengemudi dilaporkan mengalami luka-luka. Namun, hingga saat ini identitas para korban maupun pengemudi kendaraan yang terlibat belum diketahui secara pasti.

Kapolsek Cempaga Hulu, IPDA Hendra Sopiyan D. Munthe, S.H., menyampaikan bahwa personel kepolisian masih berada di lapangan untuk melakukan penanganan dan membantu proses evakuasi kendaraan.

“Masih evaluasi dan petugas sudah di lapangan,” katanya, Jumat sore.

Petugas telah berada di lokasi kejadian untuk mengevakuasi kendaraan yang terlibat agar tidak terus menghambat arus lalu lintas di jalur utama Trans Kalimantan.

Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti kecelakaan tersebut masih belum diketahui. Pihak kepolisian juga masih melakukan penanganan di lokasi kejadian.

(Jimmy)

baca juga ...  Ingin Rayakan Lebaran Ketupat, Pemudik Masih Padati Kapal Tujuan Sampit - Surabaya
Bagikan:
Berita Populer