Kesadaran Warga Menurun, Volume Sampah Meningkat

    SAMPIT – Kesadaran warga membuang sampah pada tempatnya, masih rendah, bahkan dinilai menurun. Hal ini terlihat dari banyaknya sampah yang meluber dari tempat sampah yang sudah disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur.

    KepalaDinas Pertamanan Tata Kota dan Kebersihan (Dispertasih) Kotim, Juanda, tidak menampik hal itu. Kesadaran menjaga kebersihan, masih rendah sehingga diperlukan formulasi baru agar warga bisa memahami arti kebersihan lingkungan.

    Berbagai cara dan upaya untuk program kebersihan dan penghijauan sudah dilakukan dalam rangka mempertahankan Adipura yang sudah berhasil diraih daerah ini. Masalah ini perlu peran serta dan kepedulian masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan masing-masing.

    Setiap hari volume sampah di Kota Sampit mencapai 332,00 meter kubik. Jika dilihat dari data tersebut, maka kenaikan jumlah sampah ini diakibatkan oleh banyaknya konsumsi di Kota Sampit.

    Disamping itu, karena pertambahan penduduk di Sampit yang begitu cepat, sehingga menjadi pemicu semakin meningkatnya volume sampah. Akibatnya, sampah yang bisa terangkut ke tempat pembuangan akhir hanya sekitar 242 meter kubik per hari, atau sekitar 73%. Sedangkan yang tidak terangkut sekitar 90 meter kubik per hari atau 27%.

    “Kami melakukan operasi kebersihan dua kali sehari, baik pagi dan sore hari. Jadi petugas kami bekerja sesuai dengan jam yang ditentukan. Masyarakat hendaknya bisa membuang sampah pagi dan sore, sehingga sampah tidak sampai menumpuk,” terangnya, Rabu (18/3).

    Sampah yang begitu banyak tersebut, tersebar di beberapa permukiman, perairan terbuka serta lokasi lainnya yang dianggap tidak bersih di Kota Sampit. Juanda mengimbau kepada semua pihak dan masyarakat agar bisa sadar dan menjaga kebersihan lingkungan bersama.

    Apabila di wilayah permukiman sekitar rumah tidak memiliki tempat sampah, diharapkan bisa melapor baik ke RT, lurah bahkan camat. Sehingga tindak lanjutnya bisa diakomodir oleh Dispertasih untuk membuatkan tempat sampah di wilayah tersebut. (raf/180315/beritasampit.com)

    Follow Berita Sampit di Google News