Editor : Maulana Kawit
KASONGAN – Upacara apel TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 104 tahun 2019 Kodim 1015 Sampit, dilaksanakan dilapangan sepak bola Desa telangkah, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan, Selasa (26/2/2019).
Pelaksanaan dengan tema melalui TMMD kita tingkatkan kebersamaan gotong royong dalam kehidupan kebangsaan dan bernegara guna mewujudkan ketahanan nasional.
Dihadiri Kodim 1015 Sampit Sumarlin Marzuki, Wakapolres Katingan Ok Azhar, Sekretaris Daerag Katingan Nikodemus, Wakil ketua I DPRD Katingam Endang Susilawati, sejumlah SOPD Lingkup pemkab Katingan, serta tamu undangan yang hadiri.
Dalam pidato yang disampaikan Bupati Sakariyas mengatakan bahwa kegiatan TMMD merupakan upaya TNI dalam membantu pemerintah daerah memberdayakan potensi wilayah dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara serta kesadaran bela negera, yakni upaya pemberdayaan wilayah pertahanan dan juga ikut menciptakan kondisi sosial masyarakat yang dinamis dalam rangka mewujudkan ketahanan wilayah yang tangguh dalam menghadapi berbagai hakekat ancaman.
“Kegiatan TMMD di Kabupaten Katingan tahun anggran 2019 ini antara lain, yakni pelebaran dan penimbunan jalan Banut Kalanaman-Telangkah sepanjang 1,7 Km, dan pembangunan gorong-gorong beton.
Kemudian, pembangunan Pos Kamling, dan kegiatan tambahan lainnya, yang sesuai dengan kesepakatan dan kebutuhan dilapangan,” terang Bupati Sakariyas.
Lanjutnya menjelaskan, pembiayan untuk kegiatan TMMD ini dianggarkan oleh pemerintah Kabupaten Katingan pada DPA pekerjaan umum Katingan tahun 2019 sebesar Rp 1 Miliar yang akan dilaksanakan secara swakelola.
Sedangkan untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan TMMD di Kabupaten Katingan, telah dibentuk tim-tim pendukung yang sudah ditetapkan dalam SK Bupati Katingan yang teridiri dari dua tim yaitu, Tim kelonpik kerja (Pokja) dan tim teknis yang memiliki tugas membantu tim panitia dalam mensosialisasikan kegiatan TMMD kepada desa dan kecamatan, serta mengevaluasi kegiatan pelaksanaan TMMD.
“Program TMMD selama ini telah banyak membantu tugas pemerintah di daerah dalam meingkatan akselerasi pembangunan dan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memantapkan wawasan kebangsaan dalam kehidapan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” pungkasnya.
Ditempat yang sama Kodim 1015 Sampit, Sumarlin Marzuki, mengatakan kegiatan TMMD juga merupakan upaya TNI dalam membantu pemerintah daerah memberdayaan potensi wilayah dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara serta kesadaran wilayah pertahanan. Selain itu juga ikut menciptakan kondisi sosial masyarakat yang dinamis.
“Dan untuk mendorong terwujudnya kemanunggalan TNI-Rakyat, maka selama ini kegiatan TMM maka para prajurit ditempatkan tinggal di rumah-rumah penduduk setempat. Sehingga para prajurit dapat menyelami kehidupan setiap penduduk dan proses percepatan pembangunan secara fisik maupun non fisik,” katanya.
(ar/beritasampit.co.id)












