KUALA KAPUAS – Musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) tingkat kecamatan di daerah hulu Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah telah dilaksanakan sejak tanggal 18-26 Februari 2019.
Kecamatan di daerah hulu tersebut yakni Kecamatan Timpah, Kapuas Tengah, Pasak Talawang, Kapuas Hulu, dan Kecamatan Mandau Talawang.
Anggota DPRD Kapuas daerah pemilihan (Dapil) Kapuas Ngaju, Berinto mengatakan, dalam musrenbang tersebut didominasi aspirasi terkait infrastruktur jalan jembatan, jaringan telekomunikasi dan penerangan.
“Dalam musrenbang yang saya ikuti di Kapuas Ngaju, mayoritas aspirasi masyarakat yang menjadi skala prioritas yang disampaikan adalah infrastruktur jalan dan jembatan, jaringan telekomunikasi dan penerangan baik PLN atau PLTS,” ungkapnya kepada wartawan via telepon selulernya, Rabu (27/2/2019).
Politisi Partai NasDem ini mengaku, aspirasi yang disampaikan masyarakat Kapuas Ngaju tersebut memang realitanya yang dibutuhkan saat ini.
“Kita berharap hasil musrenbang tahun 2019 ini ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah. Kami dari DPRD Dapil Kapuas Ngaju siap mengawal aspirasi masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku,” ucap Berinto.
Diterangkan dia, jalan yang masih skala prioritas tersebut diantaranya jalan dari Desa Pojun, Kecamatan Kapuas Tengah sampai ke Desa Supang, Kecamatan Kapuas Hulu ke Tumbang Bukoi, dari Tanjung Rendang ke Tumbang Tihis, Manyarung menuju Masuparia, dan Sungai Cirat ke Mampai Jaya.
Kemudian, kata Berinto, usulan pembangunan sejumlah jembatan diantaranya dari jalan poros Kapuas Hulu menuju Bukoi.
Terkait aspirasi penerangan, saat ini tiang-tiang PLN sudah dipasang dari Pujon ke Timpah, tinggal pengaktifan jaringan saja lagi. Terkait PLTS diminta dibangun di sejumlah desa diantaranya Desa Bajuh, dan Jangkang.
Lanjut dia, untuk jaringan telekomunikasi yang diperlukan diantaranya di wilayah Sungai Cirat.
“Harapannya semoga aspirasi masyarakat ini dapat menjadi skala prioritas pembangunan pada APBD 2020,” tukas Berinto.
(irfan/beritasampit.co.id)












