Editor : Maulana Kawit
SUKAMARA – Berada diperbaratasan antara Kabupaten Sukamara dan Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat membuat warga sekitar merasa kesulitan. Kesulitan yang dimaksud seperti air bersih, pendidikan dan kesehatan.
Itu lah yang dirasakan warga masyarakat di Desa Sukaramai Kecamatan Manismata yang masuk wilayah Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Sukamara.
Menyikapi hal tersebut Bupati Sukamara, Windu Subagio mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Sukamara siap memberikan berbagai akses seperti air bersih, kesehatan dan pen kepada masyarakat di Desa Sukaramai.
“Saya menyadari juga masyarakat Sukaramai yang paling ujung ini juga jauh dari akses-akses mungkin kesehatan, pendidikan dan lain sebagainya kami juga siap untuk membantu bahkan kalau memang berkenan kami masih bisa memberikan atau bekerjasama dengan PDAM untuk akses air bersih ke Sukaramai, kami siap,” ungkap Windu saat menemami Bupati Ketapang Martin Rantan mengunjungi Jembatan Jelai, Kamis (7/3/2019).
Windu Subagio menegaskan Pemkab Sukamara juga memiliki keinginan kuat agar Jembatan Jelai yang selama ini terkendala dalam kelanjutan pembangunan akan melakukan upaya agar dapat kembali melanjutkan pembangunan jembatan yang akan mengubungkan Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat dan Sukamara di Kalimantan Tengah.
“Karena Pemkab Ketapang telah berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan jalannya, kami akan memohon bantuan juga ke Pemerintah provinsi untuk menyelesaikan satu bentang jembantan yang belum terselesaikan,” ujar Windu Subagio.
Martin Rantan ditemani oleh Bupati Sukamara, Windu Subagio berserta rombongan juga meninjau Jembatan Jelai yang hingga kini masih belum terhubung dengan wilayah Ketapang, dan kembali menegaskan komitmen Pemkab Ketapang untuk melanjutkan pembangunan jembatan tersebut.
“Kami ditemani oleh Bupati Sukamara meninjau jembatan rangka baja yang melintasi sungai Jelai yang menghubungkan Kabupaten Sukamara dengan Kabupaten Ketapang, kami berkomitmen untuk meneruskan ini,” ujar Martin Rantan saat meninjau Jembatan Jelai bersama Windu Subagio.
Kesungguhan Pemkab Ketapang dalam kelajutan pembangunan infranstruktur tersebut dimulai pada 2020 mendatang dengan menganggarkan untuk kelanjutan pembangunan jalan yang akan menghubungkan dari Kecamatan Manismana ke Kecamatan Jambi dan sampai Desa Sukaramai (Desa yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Sukamara).
“Pemkab Ketapang untuk tahap awal di 2020 untuk memulai kembali, meneruskan pembangunan jalan dari Jambi ke Sukaramai yang sampai saat ini juga mangkrak, saya juga merasa beban moral karena sudah sampai disini (Sukamara) kalau tidak sama-sama membangun daerah ini, karena ini untuk kepentingan masyarakat karena memudahkan mobilitas masyarakat,” terang Martin Rantan.
(enn/beritasampit.co.id)












