Ritel Modern di Kotim Tumbuh Pesat.  Ini Kata Komisi II DPRD Kabupaten Kotim

Editor: A Uga Gara

SAMPIT – Pertumbuhan ritel moderen (mini market) di Kabupaten Timur (Kotim), Provinsi (Kalteng) sangat pesat dan tidak hanya di Kota Sampit. Bahkan, hingga ke pelosok pedalaman.

“Berdirinya ritel modern di Kotim pada intinya menjadi alternatif bagi masyarakat untuk membeli keperluan rumah tangga. Mini market tidak hanya ada diperkotaan bahkan dipelosok-pelosok,” ucap anggota DPRD Kabupaten Kotim, Rambat pada saat hadir acara Seranau Fun Bike, Kecamatan Seranau, Minggu (17/3/2019).

Ritel modern yang telah operasional khususnya di Kota Sampit jumlahnya diperkirakan sudah mencapai 20 ritel lebih.

Belum termasuk dipelosok seperti di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kecamatan Cempaga Hulu maupun Kecamatan Parenggean.

Rambat menegaskan, berdirinya ritel modern bukan berarti mematikan usaha pedagang kecil yang ada disekitarnya. Melainkan menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk ikut memasarkan hasil usaha kreatif.

“Pada waktu saya menemui pelaku UMKM, ada yang mengaku bersyukur karena usaha kreatif mereka bisa dipasarkan atau kerjasama melalui ritel modern yang ada diperkotaan dan dipelosok,” kata Komisi II DPRD Kabupaten Kotim yang membidangi pasar ini.

Rambat tidak menampik dengan berdirinya ritel modern dipelosok menuai pro dan kontra. Alasannya, dianggap menjadi pesaing bagi pedagang tradisional.

“Sebenarnya ritel modern tidak akan mematikan usaha pedagang kecil. Hanya saja, penghasilan berkurang. Mau bagaimana lagi, persaingan dagang tidak terelakan seperti di Kota Sampit, pedagang di pasar tradisional hampir ada disetiap kelurahan dan juga tumbuh pesat,” pungkasnya.

(arifin/beritasampit.co.id)

baca juga ...  Sekolah Pelestari Budaya
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!