PALANGKA RAYA – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Tengah (Kalteng) memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Katingan melalui rencana kerja sama di bidang penyiaran, literasi media, dan pengawasan isi siaran.
Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi jajaran KPID Kalteng dengan Bupati Katingan, Saiful, di Kota Palangka Raya, Kamis, 2 Juli 2026.
Ketua KPID Kalteng, Sesa Mareki, menyampaikan apresiasi kepada Bupati Katingan yang telah menerima jajaran KPID Kalteng untuk membahas penguatan kerja sama di bidang penyiaran.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Katingan yang telah meluangkan waktu menerima jajaran KPID Kalteng,” ungkapnya.
Menurut Sesa, pertemuan tersebut diharapkan menjadi awal lahirnya berbagai kolaborasi yang dapat mendukung pembangunan daerah melalui penyiaran yang sehat dan berkualitas.
“Kami berharap silaturahmi ini melahirkan berbagai gagasan dan kolaborasi untuk mendukung pembangunan Kabupaten Katingan maupun Kalteng,” lanjutnya.
Sementara itu, Koordinator Bidang Kelembagaan KPID Kalteng, Novianto Eko Wibowo, mengatakan pihaknya menawarkan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Pemerintah Kabupaten Katingan untuk memperkuat kelembagaan.
Menurutnya, kerja sama tersebut melibatkan Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Pendidikan, serta Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Katingan dalam program literasi media dan edukasi penyiaran bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
“Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat literasi media dan edukasi penyiaran di Kabupaten Katingan,” jelasnya.
Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran KPID Kalteng, Bachtiar Ali, mengatakan kerja sama tersebut juga bertujuan memperkuat pengawasan terhadap lembaga penyiaran sesuai Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran.
“Kami ingin pengawasan siaran semakin optimal dan masyarakat terlindungi dari konten yang melanggar aturan,” tegasnya.
Sementara itu, Koordinator Bidang Pengembangan Kebijakan dan Sistem Penyiaran KPID Kalteng, Akhmad Rusdiyan Noor, menilai perkembangan teknologi informasi, termasuk kecerdasan buatan (AI), membuat penguatan literasi digital semakin penting.
“Masyarakat harus semakin kritis agar tidak mudah terpengaruh hoaks di era digital,” paparnya.
Audiensi tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Katingan Hotden Manto Manalu, Kepala Dinas Pendidikan Arianson, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sasmita, serta jajaran Komisioner KPID Kalteng.
(Sya'ban)












