Perjuangan Siska Mencari Suaminya. Rela Tidur di Emperan Toko Bersama Bayinya yang Berumur 11 Bulan

Editor: Akhiruddin

PANGKALAN BUN – Menyedihkan, itulah kesan pertaman saat mendengarkan kisah Siska (28) seorang ibu hamil yang berjuang mencari keberadaan suaminya bernama Sultan Arifin di Pangkalan Bun, .

Betapa tidak, Siska yang merupakan warga asal Jember, Jawa Timur tersebut mencari suaminya dengan membawa serta tiga anaknya. Siska yang sebelumnya tinggal disebuah kontrakan di Pembuang Hulu, Kabupaten ditinggal oleh suaminya ke Pangkalan Bun pada November 2018 lalu.

Dari pengakuan Siska, Sultan Arifin meninggalkannya sejak November 2018 dengan alasan menemani bosnya ke Pangkalan Bun. Namun sejak kepergiannya tersebut, Arifin tidak ada kabar lagi.

Karena itu, Siska kemudian berinisatif mencari suaminya tersebut ke Pangkalan Bun. Namun karena tidak mengetahui alamat suaminya, Siska akhirnya tersesat di Pasar Indra Sari Pangkalan Bun.

Selama di Pangkalan Bun, Siska bersama anaknya tidur di emperan toko dengan beralaskan tikar bersama ketiga anaknya yang masih kecil. Bahkan lebih menyedihkan lagi, dari tiga anakya, satu diantaranya masih berstatus bayi berumur 11 bulan.

“Setelah di Pangkalan Bun, benar saya lupa lagi alamat suami saya akhirnya saya nginap diemper kios-kios pasar Indrasari,” kata Siska saat dievakuasi kerumah Singgah Dinas Sosial Kabupaten Kobar, Rabu 8 Mei 2019.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Kobar, Majerum Purni, melaui Badawi, membenarkan kalau pihaknya yakni Anggota Pleton I Regu 3 telah mengamankan seorang ibu yang sedang hamil dan tiga anaknya dari Pasar Indrasari.

“Setelah diperiksa di kantor Satpol PP, siska dan 3 anaknya dievakuasi ke Dinas Sosial Kabupaten Kobar kemudian ditampung di rumah singgah,” ujar Badawi.

Rafiatun, Kasi Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial atau PSKBS Dinsos Kobar, mengatakan setelah dievakuasi oleh petugas Satpol PP, ibu hamil tersebut saat ini berada dalam penanganannya dan ditempatkan di rumah singgah untuk sementara waktu.

baca juga ...  Olah TKP Penyebab Kebakaran Rumah Kabag Umum Setda, Hasilnya?

“Saat ini perempuan tersebut berada dalam pengawasan dan penanganan kam, sambil menunggu informasi selanjutnya dari keluarga suaminya. Tapi kalau empat hari tidak ada kabar, maka Siska sama ketiga anaknya akan kami kembalikan ke Pembuang Hulu,” ungkap Rafiatun. (man/beritasampit.co.id)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!