HULU SUNGAI TENGAH – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah bekerja sama dengan Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Selatan menggelar kegiatan menulis dan penerjemahan cerita dengan menggunakan bahasa Banjar.
Dilansir dari Antara, Pelaksana Tugas Sekda Hulu Sungai Tengah Muhammad Yani di Barai, Rabu 30 Maret 2022, mengatakan kegiatan diikuti 30 orang berasal dari komunitas menulis dan guru.
“Menulis cerita berbahasa daerah dengan sasaran pembaca anak-anak memerlukan imajinasi dan kreativitas yang tinggi, karena cerita yang ditulis harus menggunakan kalimat yang sederhana, mudah dipahami dan tidak ambigu, serta memberikan pesan moral yang mudah ditangkap oleh anak,” katanya.
Dia mengatakan menulis cerita berbahasa daerah memiliki tantangan yang lebih besar karena kosa kata dalam bahasa daerah tidak seluas kosa kata dalam bahasa Indonesia sehingga pemilihan kata dalam penuangan cerita memerlukan perhatian yang tinggi.
Kegiatan tersebut, kata Yani, juga bertujuan melestarikan budaya dan cerita daerah yang dikemas dalam bentuk cerita anak di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Ia mengajak para penulis untuk terus berkarya dan melestarikan cerita serta budaya Hulu Sungai Tengah melalui berbagai media sastra untuk meningkatkan dan mengembangkan minat baca.
Pelaksana Tugas Kasubbag Tata Usaha Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Selatan Mangara Siagian memaparkan beberapa program balai dan hasil kegiatan, serta pentingnya cerita anak untuk generasi muda.
Ia mengatakan kegiatan itu untuk menyediakan produk bacaan cerita berbahasa daerah yang berkualitas, menyediakan variasi bacaan anak untuk mendukung program muatan lokal di sekolah-sekolah, melestarikan budaya dan bahasa banjar, khususnya di wilayah Hulu Sungai Tengah.
Narasumber pada kegiatan itu adalah ilustrator buku, komik, dan cerita anak, yaitu Gusti Muhammad Setya Aryandi Iman, sastrawan Muhammad Fuad Rahman, dan Wakil Ketua Dewan Kesenian Masruswian.
Cerita dari 30 peserta ini nantinya akan dibukukan dalam dua bahasa, yaitu bahasa Banjar dan bahasa Indonesia dan akan diterjemahkan lagi ke dalam bahasa Inggris yang akan disebarkan ke seluruh provinsi di Indonesia.
(Antara/BS65)











