Pagar Kantor Bupati Dinilai Masih Layak, Legislator DPRD Kotim: Saya Orang yang Menolak Saat Itu Dibangun Baru

SAMPIT – Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Sihol Parningotan Lumban Gaol mengkritisi pembangunan pagar kantor bupati yang menelan anggaran hingga Rp2,2 miliar.

“Memang ada waktu itu saat saya masih Komisi I tapi saya salah satu orang yang meminta untuk ditunda,” kata Gaol yang saat ini menjadi anggota Komisi III pada Kamis 20 Oktober 2022.

Dirinya melanjutkan karena pada waktu itu dianggap bukan pekerjaan yanh bersifat urgent disaat situasi wabah covid yang menggerus banyak keuangan.

“Sedangkan hal yang mendesak pada waktu itu saya sampaikan perlunya pembangunan SD Negeri baru di sekitar perumahan pendawa karena sekolah disekitarnya sudah over kapasitas,” tegasnya.

Dia melanjutkan bahwa masyarakat kesulitan dan menjadi beban tambahan ketika menyekolahkan anaknya ke kota yang berjarak 6 sampai 8 kilometer dari tempat tinggalnya.

“Namun nyatanya hingga kini usulan sekolah itu tidak ada titik terangnya untuk dilaksanakan dan malah pembangunan pagar kantor bupati yang didahulukan, tentunya juga menuai berbagai kritikan masyarakat,” katanya.

Padahal Gaol menilai pagar kantor pemkab tersebut masih sangat layak, sangat disayangkan terpaksa harus dirobohkan dan menelan biaya hingga 2,2 miliar rupiah.

Bahkan masih banyak hal urgent lain yang bisa dilaksanakan seperti perbaikan jalan dalam kota yang rusak parak seperti di Jalan Ki Hajar Dewantara, gang-gang rusak dan serta perbaikan drainase.

“Sehingga kita melihat belum jelasnya arah pembangunan Kotim sesuai dgn visi misi Harati yang salah satunya mau meningkatkan sumber daya manusia khususnya pendidikan tapi belum terlihat gregetnya,” pungkasnya. (Nardi)

baca juga ...  Dewan Kotim Sayangkan Pilkada Jika Sampai Ada Cawe-Cawe Organisasi Tertentu
Bagikan:
Berita Populer