SAMPIT – Terkait semakin mahalnya harga sayuran di pasaran, Anggota Komisi II DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Hj Darmawati mengajak masyarakat untuk menanam sayur di pekarangan rumah.
Hal tersebut sebagai solusi naik turunnya harga sayur dipasaran sehingga masyarakat perlu ada solusi menghemat pengeluaran dengan memanfaatkan pekarangan demi memenuhi kebutuhan rumah tangga.
“Beberapa tanaman yang yang mudah ditanam seperti cabai,tomat, terong kangkung, dan lainnya,” kata Darmawati pada Selasa 9 Mei 2023
Politisi Golkar ini menyampaikan sehingga hal kecil semacam itu dapat menghemat pengeluaran tanpa terpengaruh dengan harga dipasaran tentunya membantu perekonomian rumah tangga.
Selain itu juga memanfaatkan lahan rumah dapat menjadi bagian dalam mendukung program ketahanan pangan yang digulirkan oleh pemerintah.
Karena naiknya sejumlah bahan pokok juga menyumbang inflasi bagi perekonomian, dengan masyarakat memiliki kebun sendiri dapat meredam inflasi.
“Stok pangan yang bergizi dan terjamin aman tentunya bisa dipenuhi dari pekarangan rumah masing-masing,” katanya.
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik diketahui bahwa Inflasi tahun kalender (April 2023 terhadap Desember 2022) untuk gabungan Kota Palangka Raya dan Sampit tercatat sebesar 0,97 persen dan inflasi tahun ke tahun (April 2023 terhadap April 2022) sebesar 4,85
Komoditas yang memberikan sumbangan inflasi pada April 2023 antara lain beras, rokok kretek filter, emas perhiasan, tomat, kangkung, telur ayam ras, ikan gabus, angkutan antar kota, rokok kretek, dan bawang putih.
Komoditas yang memberikan sumbangan deflasi pada April 2023 antara lain cabai rawit, daging ayam ras, baju muslim wanita, bawang merah, minyak goreng, semangka, semen, ikan lele, daging sapi, dan ikan patin. (Nardi).











